Telkom Indonesia Target 32% Perempuan Karyawan 2030
Gambar atau konten salah?
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmen untuk menumbuhkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan melalui strategi keberlanjutan GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia. Inisiatif ini masuk dalam pilar Empower Our People dan berfokus pada penerapan prinsip Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI) secara terukur.
Direktur Utama Dian Siswarini menekankan bahwa kesetaraan gender adalah fondasi bagi organisasi yang inklusif. “Kami percaya perempuan Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kesempatan yang setara untuk berkembang, mengaktualisasikan diri, serta mengambil peran strategis dalam kepemimpinan. Ketika akses itu dibuka, perempuan dapat memberi kontribusi nyata bagi mendorong inovasi, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, 21 April 2026.
Hasil nyata terlihat dari data kinerja perusahaan. Pada tahun 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup mencapai 31,7% dari total karyawan, dengan 21% di antaranya menempati posisi manajerial. TelkomGroup menargetkan peningkatan keterwakilan perempuan hingga 32% dari total karyawan dan 27% di level manajerial pada tahun 2030, sebagai bagian dari strategi DEI yang terarah.
Penguatan kepemimpinan perempuan terlihat di berbagai lapisan organisasi. Pada tahun 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior mencapai 14,0%, manajemen madya 23,2%, dan 33,4% di level pengawas. Selain itu, TelkomGroup mendorong partisipasi perempuan pada fungsi strategis, termasuk revenue‑generating function sebesar 8,3% serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1% untuk memperluas akses perempuan di sektor berbasis teknologi.
Keberadaan Dian Siswarini sebagai direktur menjadi contoh nyata pemberdayaan perempuan yang aktif mendorong transformasi digital sekaligus membangun budaya kerja inklusif. Penghargaan atas perannya juga diakui melalui Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 dan Perempuan Inspiratif Awards 2025, menegaskan peran perempuan di garis depan industri telekomunikasi digital.
Sejalan dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, Dian Siswarini menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai upaya membuka akses setara terhadap peluang dan kemajuan. “Di era digital, konektivitas menjadi jembatan penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses yang seluas‑seluasnya terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang, perempuan dapat lebih maju dan berkembang,” pungkasnya.
Selain representasi, TelkomGroup menciptakan ekosistem kerja yang mendukung produktivitas perempuan dengan menyediakan Telkom Daycare dan ruang laktasi. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga perempuan dapat menjalankan peran profesional secara optimal.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, TelkomGroup menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja setara, termasuk pengembangan talenta perempuan dan dukungan komunitas internal. Upaya ini diyakini mampu menghadirkan perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan keputusan sekaligus mempercepat transformasi organisasi secara konsisten.
Dengan komitmen kuat terhadap prinsip kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, TelkomGroup tidak hanya membangun organisasi yang lebih tangguh, tetapi juga berkontribusi menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (anl/ega)
Perusahaan ini menunjukkan bahwa langkah konkret menuju kesetaraan gender dapat diukur, diproyeksikan, dan diimplementasikan secara sistematis, memberi contoh bagi industri telekomunikasi di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
