Thomas Cup 2026: Indonesia Hadapi Prancis, Persaingan Ketat

Agus P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Thomas Cup 2026: Indonesia Hadapi Prancis, Persaingan Ketat

Gambar atau konten salah?

Thomas Cup 2026 menempatkan tim beregu putra Indonesia di hadapan Prancis dalam grup yang tampak seimbang. Pelatih kepala tunggal putra, Indra Widjaja, menilai peluang kedua tim ini berada pada angka 50-50.

Indonesia dibagi ke dalam Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Dari keempat pesaing, Prancis menjadi yang paling menakutkan karena mereka membawa gelar juara Kejuaraan Beregu Putra Eropa 2026. Kejuaraan tersebut dimenangkan setelah mengalahkan Denmark dengan skor 3-2 di final.

Di sisi tunggal putra, Jonatan Christie menunjukkan performa kuat. Dalam head-to-head, ia mengalahkan Alex Lanier dengan skor 2-0 dan Toma Junior Popov dengan 4-1. Namun, ia pernah kalah dari Christo Popov dengan 1-2. Meskipun begitu, Jonatan berhasil membalas pada India Open 2026, menutup dua set dengan 21-19, 21-19.

Di sisi Indonesia, Alwi Farhan memiliki catatan yang cukup seimbang. Ia tertinggal 0-1 dari Christo Popov dan berimbang 2-2 melawan Alex Lanier. Anthony Sinisuka Ginting juga menunjukkan rekor seimbang, yakni 2-2 saat menghadapi Christo Popov maupun Toma Junior Popov. Ubed, pemain muda, belum pernah bertemu wakil Prancis.

“Ya, memang kalau melihat Prancis, mereka akan fight di tiga single. Dan perkiraan saya, yang Popov itu pasti akan merangkap double, supaya tiga single main duluan. Feeling saya akan seperti itu,” kata Indra kepada pewarta saat ditemui di Pelatnas PBSI.

“Sama lah (peta kekuatan) saya rasa 50-50. Taruhlah, misalnya, Jonatan-Christo (Christo Popov) juga sama, Alwi-Alex (Alex Lanier) atau yang ketiganya Popov (Toma Junior Popov) dengan Ginting atau Popov, dengan Ubed juga belum pernah ketemu.”

“Terakhir, Ginting deuce-deuce-an kalah ya (di Kejuaraan Dunia 2025). Saya rasa tinggal nanti kesiapan anak-anak. Saya rasa anak-anak, sekali lagi, saya merinding kalau ngomong beregu untuk Indonesia. Hawanya beda. Dan saya harap anak-anak bisa membawa itu (kemenangan),” tegas Indra.

Dengan kekuatan yang relatif seimbang dan modal juara Eropa yang dimiliki Prancis, pertandingan ini berpotensi menjadi penentu bagi Indonesia di fase grup. Keputusan akhir akan bergantung pada kesiapan mental dan fisik para pemain Indonesia, serta strategi yang diambil saat menghadapi lawan-lawan kuat di Thomas Cup 2026.

Kesempatan ini menuntut Indonesia untuk memaksimalkan potensi tunggal dan ganda, sekaligus menjaga ketahanan mental di lapangan. Hasilnya akan menjadi cerminan sejauh mana tim dapat mengatasi tekanan dan memanfaatkan peluang yang ada.

Thomas Cup 2026IndonesiaPrancisJonatan ChristieChristo PopovIndra WidjajaKejuaraan Beregu Putra Eropa 2026

Komentar

Memuat komentar...