Tiffany & Co. Buka Lagi Gerai, DJBC Tetapkan Batas Akhir Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menetapkan batas akhir pembayaran tagihan kepabeanan bagi Tiffany & Co pada akhir Juni 2026. Perusahaan perhiasan asal Amerika Serikat sebelumnya dikenai denda sebesar Rp 97,49 miliar.
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC, Nirwala Dwi Heryanto, menyatakan bahwa proses audit terhadap Tiffany & Co sudah selesai. Ia berkata, "Ya kan itu sudah diaudit ya. Makanya kemarin sudah buka usaha kembali. Karena kan Pak Menteri (Purbaya Yudhi Sadewa) itu kan sangat mendukung untuk pengusaha yang ingin berusaha patuh kan."
Rincian denda terdiri atas sanksi administratif sebesar Rp 78,50 miliar dan kewajiban perpajakan serta kepabeanan lainnya sekitar Rp 1 8,99 miliar. Kewajiban tersebut meliputi bea masuk, pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak penghasilan (PPh).
“Jatuh temponya akhir bulan ini,” singkat Nirwala pada 09 Juni 2026.
Setelah audit selesai, tiga gerai Tiffany & Co yang sebelumnya disegel karena dugaan pelanggaran impor kini kembali beroperasi. Gerai-gerai tersebut berada di Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Pacific Place, Jakarta.
Pimpinan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengunjungi gerai Tiffany & Co di Plaza Indonesia pada 08 Juni 2026. Kunjungan tersebut menandai persetujuan pihak Tiffany & Co untuk memenuhi kewajiban kepabeanan, termasuk impor barang yang belum diberitahukan dan belum diselesaikan kewajibannya.
Dengan penyelesaian audit dan kepatuhan terhadap kewajiban, segel pada gerai-gerai tersebut dibuka kembali. Hal ini menandai langkah positif bagi Tiffany & Co dalam memperbaiki hubungan dengan otoritas kepabeanan Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Transmart Full Day Sale 14 Juni, Diskon 50+20% Kartu Kredit
DANA Luncurkan Fitur Ocean Buddy, Ajak Pengguna Jaga Laut
Transmart Full Day Sale 14 Juni, Diskon 50%+20% Kartu Mega
Banjir di Jakarta Wabah Sakit Flu, Banyak Rumah Terendam
BGN Resmi: Hoaks Pembagian Keuntungan MBG Ditolak
Perekonomian Inggris Mengalami Kontraksi 0,1% di April
Berita Terbaru
Kepala BGN Tolak Klaim MBG ke Presiden, Sebut Hoax
Brasil Siap Piala Dunia 2026, Ancelotti Meningkatkan Harapan
Transmart Full Day Sale 14 Juni, Diskon 50+20% Kartu Kredit
Garuda Muda Kalahkan Kamboja 1-0, Posisi Ketiga AFF U-19
BYD M6 DM Rp298 Juta, Harga Dekat Toyota Veloz Hybrid
Indonesia Raih Tiga Kuota Taekwondo Asian Games Nagoya 2026
