Tiket Pesawat Turun 17%: 3,3 Juta Penumpang Terbantu
Gambar atau konten salah?
Pada Senin, 13 April 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan hasil pengawasan tarif angkutan udara di rapat bersama Komisi V di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
"Berdasarkan hasil pengawasan tarif angkatan udara rata-rata penurunan harga tiket pada periode penerbangan 14 hingga 29 Maret adalah sebesar 17%,"
Rata‑rata penurunan harga tiket di periode tersebut mencapai 17%.
"Berdasarkan hasil pengawasan tarif angkutan udara, setidaknya ada 3.302.073 penumpang angkutan udara sepanjang periode tersebut."
"Kebijakan tersebut telah diterapkan oleh 14 badan usaha angkutan udara, adapun penurunan tertinggi yaitu pada tanggal 21 sebesar 19%,"
Diskon terbesar tercatat pada 21 Maret 2026 dengan penurunan 19%.
Citilink, misalnya, memangkas harga tiket sebesar 17,06% untuk rute penerbangan Jakarta‑Balikpapan dari tarif normal menjadi Rp 1.454.338 pada 24 Maret 2026.
Sementara Garuda Indonesia, terang Dudy, memangkas harga tiket pesawat sebesar 18,88% untuk penerbangan rute Jakarta‑Medan pada 29 Maret 2026.
Super Air Jet memberikan diskon sebesar 19,18% untuk rute penerbangan Yogyakarta‑Palangkaraya pada 29 Maret 2026, menurunkan harga menjadi Rp 1.222.140 dari harga normal.
Menurut data, 14 badan usaha angkutan udara menerapkan kebijakan pemangkasan harga, dengan penurunan tertinggi pada 21 Maret 2026 mencapai 19%.
Perubahan tarif ini mencerminkan penyesuaian harga yang dilakukan oleh maskapai selama periode mudik. Rata‑rata penurunan 17% menunjukkan dampak signifikan pada sektor penerbangan domestik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kemendag Gandeng Barantin untuk Dongkrak Ekspor
BGN Aktifkan 980 Dapur Gizi di 16 Provinsi, Waspada Calo
IHSG Anjlok 8%, Bursa Efek Indonesia Trading Halt
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Masuk Anggaran
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Cair Meski Fasilitas Belum Lengkap
CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Perkuat Layanan Korporasi
