Tikus Merusak Tanaman Jagung, Padi, dan Cabai di Lumajang
Gambar atau konten salah?
Di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, para petani lagi‑lagi menghadapi serangan tikus yang merusak tanaman. Jagung, padi, tomat, dan cabai besar menjadi korban utama. Serangan ini membuat banyak petani khawatir gagal panen karena tanaman yang dulu tumbuh subur kini hancur.
Salah satu petani yang terdampak adalah Darmawan. Di lahan seluas 1.000 meter persegi miliknya, semua tongkol jagung dimakan tikus. Hanya bonggol yang tersisa. Darmawan mengeluh, “Jagungnya dimakan tikus. Luasnya seribu meter. Jagungnya gagal panen. Benihnya mahal, petani merugi,” ia katakan kepada media pada 8 Mei 2026.
Menurut petani lain, serangan tikus tidak hanya menimpa jagung. Padi, tomat, dan cabai besar juga terkena. Total luas lahan yang terserang mencapai sekitar 3 hektare. “Serangan hama tikus di sini merata semua tanaman jagung, cabai besar, padi,” ujar petani bernama Rosyid.
Untuk mencegah tikus masuk, petani memasang pagar plastik di tepi sawah. Di ladang jagung, mereka membungkus tongkol jagung dengan plastik agar tidak dimakan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kerugian.
Serangan tikus ini menambah beban ekonomi petani, mengakibatkan kerugian biaya benih, pupuk, dan tenaga kerja. Upaya mitigasi seperti pagar plastik dan pembungkus plastik menjadi solusi sementara bagi para petani di Lumajang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
