TKA 2026: Tambah IPA, Bahasa Inggris, Ringkas Gelombang

Cahyo S. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 163 dibaca
Bisik.id
TKA 2026: Tambah IPA, Bahasa Inggris, Ringkas Gelombang

Gambar atau konten salah?

Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 masih dalam proses evaluasi. Salah satu topik yang sedang dibicarakan adalah menambah mata pelajaran baru pada jenjang SD dan SMP. Sebelumnya, siswa hanya mengerjakan beberapa mapel, namun kini cakupan TKA diperkirakan akan lebih luas.

Menurut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), penambahan mata pelajaran dianggap penting agar pengukuran kompetensi siswa menjadi lebih komprehensif. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menyatakan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada 19 Mei 2026:

“Terdapat usulan penguatan cakupan mata pelajaran TKA, khususnya penambahan mata pelajaran. IPA pada jenjang SD/MI sederajat, bahasa Inggris dan IPA pada jenjang SMP/MTs sederajat,” jelas Toni.

Di TKA 2026, jumlah mata pelajaran yang diujikan masih terbatas. Untuk jenjang SD atau sederajat, siswa hanya mengerjakan Bahasa Indonesia dan Matematika. Sedangkan siswa SMP atau sederajat akan mengerjakan tiga mata pelajaran: Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris. Namun, jumlah mata pelajaran tersebut dapat bertambah jika usulan baru diterapkan.

Evaluasi Kemendikdasmen mengusulkan dua tambahan mata pelajaran. Pada jenjang SD/MI sederajat, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) akan dimasukkan. Untuk jenjang SMP/MTs sederajat, IPA dan Bahasa Inggris menjadi tambahan. Tujuannya adalah memperkuat cakupan pengukuran kompetensi akademik dan mendukung perkembangan kemampuan sains serta literasi bahasa asing.

Selain soal mata pelajaran, durasi pelaksanaan TKA juga menjadi sorotan. Banyak pihak menganggap jadwal TKA terlalu panjang karena berlangsung hingga empat gelombang selama dua pekan. Menanggapi masukan tersebut, Kemendikdasmen berencana menyederhanakan sistem pelaksanaan menjadi dua gelombang per jenjang, sekaligus memperkuat infrastruktur pelaksanaan di sekolah.

Hasil sementara pelaksanaan TKA 2026 menunjukkan banyak siswa memperoleh nilai sempurna atau 100. Data awal masih dalam proses, tetapi menunjukkan capaian akademik yang baik di berbagai daerah. Berikut perolehan sementara siswa yang mendapat nilai 100:

  • Jenjang SD: 814 siswa memperoleh nilai 100 untuk Matematika, 4.507 siswa memperoleh nilai 100 untuk Bahasa Indonesia.
  • Jenjang SMP: 266 siswa memperoleh nilai 100 untuk Matematika, 4.050 siswa memperoleh nilai 100 untuk Bahasa Indonesia.

Meski data tersebut masih bersifat sementara, Kemendikdasmen menegaskan bahwa proses pengolahan data masih berlangsung. Rencana perbaikan sistem TKA ke depan mencakup penyederhanaan jumlah gelombang, penguatan infrastruktur sekolah, dan pengembangan framework mata pelajaran baru secara bertahap agar sekolah dan siswa memiliki waktu adaptasi yang cukup.

Untuk membantu siswa mempersiapkan diri, Kemendikdasmen menyediakan simulasi TKA secara online. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Akses laman Ayo Coba TKA di https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.
  2. Pilih jenjang pendidikan SMP/MTs/Sederajat.
  3. Pilih jenis mata pelajaran “Mata Pelajaran Wajib”.
  4. Pilih mata pelajaran “Matematika – SMP Sederajat”.
  5. Klik “Mulai Simulasi”.
  6. Siswa akan diarahkan ke halaman login menggunakan username dan password yang disediakan. Klik “Login”.
  7. Lengkapi konfirmasi data peserta (tidak wajib, namun dapat dilakukan).
  8. Isi token yang tertera di kanan atas layar lalu klik “Submit”.
  9. Siswa akan diarahkan ke halaman konfirmasi tes, lalu klik “Mulai”.
  10. Seluruh soal simulasi berjumlah 30 soal. Setelah selesai, sistem memberi pemberitahuan konfirmasi.
  11. Klik “Selesai Tes” untuk mengakhiri tes atau “Kembali” untuk kembali ke halaman tes.
  12. Setelah tes selesai, sistem menampilkan evaluasi atau review hasil simulasi. Siswa dapat melihat berapa jawaban yang benar dan salah.

Simulasi ini bertujuan memberi siswa pengalaman mengerjakan soal TKA secara online, sehingga mereka lebih siap menghadapi ujian sesungguhnya.

Evaluasi TKA 2026 menunjukkan bahwa penguatan mata pelajaran dan penyederhanaan pelaksanaan dapat meningkatkan kualitas pengukuran kompetensi. Dengan menambah IPA dan Bahasa Inggris pada jenjang SD dan SMP, serta mempercepat proses pelaksanaan, pemerintah berharap siswa dapat mengembangkan kemampuan akademik secara lebih menyeluruh. Sementara itu, data nilai 100 menunjukkan potensi siswa untuk meraih prestasi tinggi jika didukung dengan persiapan yang tepat. Simulasi online menjadi alat bantu yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi TKA sesungguhnya.

Tes Kompetensi AkademikTKA 2026mata pelajaran baruIPABahasa InggrisKemendikdasmensimulasi online

Komentar

Memuat komentar...