TNI AD Bangun Jembatan Gantung 45m di Banyuwangi

Yuli S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 43 dibaca
Bisik.id
TNI AD Bangun Jembatan Gantung 45m di Banyuwangi

Gambar atau konten salah?

TNI Angkatan Darat Kodim 0825 Banyuwangi memulai pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di Desa Songgon. Jembatan sepanjang 45 meter akan dibangun di atas Sungai Binau, menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Gumuk Candi.

Jembatan beton sebelumnya, yang menjadi akses utama kedua dusun, ambruk pada banjir bandang tahun 2025. Akibatnya, warga terpaksa membuat jembatan sementara dari bambu, yang tidak cukup kuat untuk mendukung aktivitas harian. Dengan jembatan gantung ini, diharapkan mobilitas warga akan memudahkan transportasi hasil pertanian, akses pendidikan, layanan kesehatan, dan pasar Songgon.

Di acara Ground Breaking pada 30 Maret 2026, Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, Dandim 0825 Banyuwangi, mengatakan, “Adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi warga, sekaligus mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan. Apalagi lokasinya juga dekat dengan Pasar Songgon.”

Ia menambahkan bahwa lokasi pembangunan diprioritaskan pada wilayah paling membutuhkan dan belum tersentuh pembangunan jembatan permanen. “Pembangunan jembatan di Songgon menjadi jembatan gantung kedua, setelah sebelumnya telah beroperasi di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung.” Dandim juga menyebut targetnya, “Target kami ada 12 jembatan Perintis Garuda yang sudah kami ajukan ke atasan. Nanti secara bertahap akan kami bangun di sejumlah titik yang membutuhkan jembatan ini.”

Jembatan gantung di Desa Songgon memiliki lebar 1,6 meter, cukup untuk kendaraan roda dua yang membawa hasil pertanian dan barang lainnya. Dandim mengumumkan, “Ditargetkan rampung akhir April mendatang.”

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, hadir dan mengapresiasi kerja sama TNI AD. Ia berkata, “Ini wujud kolaborasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.”

Wabup menegaskan, “Dengan adanya jembatan ini, akses warga menjadi lebih dekat. Yang sebelumnya harus memutar cukup jauh, nantinya bisa ditempuh dengan lebih mudah dan cepat.”

Jembatan ini akan menghubungkan dua dusun yang selama ini terisolasi, mempercepat perjalanan, dan mendukung kegiatan ekonomi serta akses layanan publik di wilayah Songgon.

Jembatan Gantung Perintis GarudaTNI Angkatan DaratSungai BinauSonggonTransportasi hasil pertanianAkses pendidikanLayanan kesehatan

Komentar

Memuat komentar...