Toyota Tingkatkan TKDN Hybrid, Baterai Lokal CATL Peningkatan
Gambar atau konten salah?
Mobil hybrid Toyota di Indonesia kini akan menggunakan baterai yang diproduksi secara lokal, hasil kerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL). Langkah ini menandai pergeseran menuju kendaraan yang lebih Indonesia dan lokal.
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menjelaskan bahwa ketika baterai hanya dipacking di Indonesia, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 8 persen. Namun, setelah sel dan modulnya diproduksi di dalam negeri, TKDN komponen tersebut melonjak menjadi 80 persen.
“Kalau kita hitung, kemarin kan assembling aja (TKDN-nya) hanya 8 persen. Sekarang udah pembuatan sel dan modul, maka TKDN-nya udah lebih dari 80 persen,” ujar Nandi Julyanto saat ditemui di Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Tangerang, Banten, pada 20 April 2024.
Ia menambahkan bahwa perhitungan dampak peningkatan TKDN terhadap kendaraan secara keseluruhan masih akan dibahas bersama pemangku kebijakan. “Nanti perhitungan mengenai itu kita diskusi lagi dengan pemangku kebijakan ya,” ungkapnya.
Keputusan Toyota untuk menggandeng CATL menghasilkan efek multiplier bagi industri otomotif. Selain menanamkan investasi sebesar Rp 1,3 triliun, kolaborasi ini juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.
“Kami percaya lokalisasi merupakan perjalanan yang tak bisa dicapai secara instan, melainkan bertahap melalui proses yang membutuhkan waktu serta kolaborasi kuat dari seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan kandungan lokal bukan sekadar angka, melainkan dasar penting dalam membangun ekosistem industri di Indonesia. “Bukan hanya meningkatkan kandungan lokal, melainkan juga sebagai fondasi penting dalam membangun fondasi ekosistem penting di Indonesia,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Ni Zheng, Executive President of Japan Business Group CATL, menyambut baik kerja sama strategis tersebut. Ia mengklaim bahwa pabrik CATL di Indonesia sudah siap secara operasional. “Milestone hari ini hanya permulaan baru. Selanjutnya, CATL dan Toyota akan terus berkerja bersama-sama untuk meningkatkan bisnis kita di Indonesia dan Asia,” kata Zheng.
Dengan kolaborasi ini, Toyota dapat memperkuat rantai pasokan lokal, meningkatkan TKDN kendaraan hybrid, dan memperluas jaringan produksi di Indonesia. Investasi dan penciptaan lapangan kerja tambahan menandai langkah signifikan menuju mobilitas berkelanjutan yang lebih terintegrasi dengan ekonomi domestik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
