Truk Kontainer Terguling di Tol Cipularang, Jalan Tertutup
Gambar atau konten salah?
29 April 2026 pagi, sebuah truk kontainer terlibat insiden di jalur menanjak Tol Cipularang KM 87 arah Jakarta menuju Bandung, tepatnya di wilayah Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Truk tersebut diduga tidak mampu menanjak, sehingga berjalan mundur dan peti kemas yang diangkutnya terlepas serta terguling menutup sebagian badan jalan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat melaju di tanjakan, truk kehilangan tenaga akibat gangguan pada sistem pengereman. Kainduk PJR Cipularang Korlantas Polri, Kompol Joko Prihantono menjelaskan: "Jadi saat kendaraan menanjak, tenaganya berkurang karena selang angin mengalami gangguan atau pecah, sehingga fungsi pengereman kendaraan terganggu. Kendaraan sempat mundur sekitar 5 meter, namun tidak terlalu jauh. Posisi kendaraan masih relatif aman dan tidak menimbulkan korban," ujar ia.
Dalam kondisi tersebut, sopir berupaya mengendalikan kendaraan dengan membanting setir. Manuver itu membuat truk berbelok, namun peti kemas yang dibawa justru terlepas dari rangka kendaraan dan terguling hingga tersangkut di pembatas jalan tol. "Mundur sekitar lima meter, gak terlalu jauh terus sopir banting stir jadi truk berbelok dan peti kemasnya terlepas, Alhamdulillah tidak ada kendaraan di belakang jadi tidak menimbulkan korban jiwa atau luka, tidak ada kendaraan terdampak juga," tambahnya.
Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan lain di belakang truk, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada kendaraan lain. Namun, posisi kontainer yang melintang di jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Petugas terpaksa memberlakukan sistem buka‑tutup dengan hanya membuka satu jalur sempit. Kendaraan harus melintas secara bergantian melalui bahu jalan.
Pengamatan di lokasi sekitar pukul 13.40 WIB menunjukkan antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung mengular panjang. Baik kendaraan kecil maupun truk tampak terjebak kemacetan yang bergerak sangat lambat. Proses evakuasi pun berlangsung cukup lama karena membutuhkan alat berat. Petugas menggunakan crane untuk mengangkat kontainer yang terlepas dan mengevakuasinya dari pembatas jalan. "Evakuasi dilakukan dengan pengangkatan menggunakan crane. Kendaraan kontainer yang rusak akan diganti dengan yang baru," ungkap Joko.
Truk tersebut mengangkut sodium, bahan campuran untuk industri tekstil, yang dikirim dari kawasan Tanjung Priok, Jakarta menuju pabrik tekstil di wilayah Buah Batu, Bandung. Selama proses evakuasi, petugas kepolisian bersama pengelola tol terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Pengendara diimbau tetap waspada, terutama saat melintasi jalur menanjak di Tol Cipularang yang dikenal rawan bagi kendaraan berat.
Insiden ini menegaskan pentingnya pemeriksaan sistem pengereman pada truk berat di jalur menanjak, serta perlunya prosedur evakuasi cepat untuk meminimalisir gangguan lalu lintas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
624 Pendaftar Sekolah Maung Tampil Meski Sosialisasi Singkat
Sukabumi Bentuk Pokja BSAN, Fokus Kurangi Kekerasan Sekolah
5 Cara Praktis Hemat Listrik, Tagihan Lebih Ringan & Sedikit
Bandung Usahakan TPA Sendiri, Permohonan Kedaruratan Ditolak
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
