Truk Nega Melintas Jalur Pemedek di Pura Besakih, Karya IBTK

Andi B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Truk Nega Melintas Jalur Pemedek di Pura Besakih, Karya IBTK

Gambar atau konten salah?

Di Karangasem, beberapa truk pengangkut material C atau pasir tetap nekat melintas di jalur pemedek—jalur yang biasanya dilalui oleh pemedek, orang yang akan melakukan persembahyangan—selama Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih. Jalur tersebut, yakni Selat-Muncan-Rendang-Nongan-Klungkung, dilarang dilalui truk selama acara berlangsung, dan semua kendaraan dialihkan ke jalur Sidemen.

Walaupun ada Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2 Tahun 2026 yang secara tegas melarang truk melintas di jalur tersebut, masih ada sopir yang nekat. “Masih ada sopir yang nekat melintas, selama tiga hari terakhir kurang lebih ada belasan truk melanggar,” kata Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra, pada 5 April 2026.

Mayoritas sopir yang melanggar mengaku tidak mengetahui adanya imbauan. Beberapa juga mengatakan mereka harus membawa material ke wilayah Rendang. Agung Maha menegaskan bahwa sejak lama sudah diimbau untuk menggunakan pikap ketika membawa material ke wilayah Rendang, namun mereka tetap memilih truk.

“Saya juga telah menghubungi sejumlah pengusaha dan perusahaan agar selama Karya IBTK ini mengikuti imbauan. Karya ini cuma setahun sekali tolong ditaati dan cuma berlangsung 21 hari saja,” ujar Agung Maha.

Petugas hanya memberikan teguran kepada truk yang nekat melintas. Tidak ada tilang, karena pihaknya ingin menegur secara humanis dan berharap sopir akan mematuhi aturan. Meskipun terjadi kepadatan pemedek, arus lalu lintas menuju Pura Agung Besakih masih terpantau lancar dan tidak menimbulkan kemacetan.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas yang dikeluarkan khusus untuk acara keagamaan. Meskipun hanya satu kali setahun, pelanggaran tetap dapat mengganggu kelancaran proses ibadah dan keselamatan semua pihak.

Karangasemtruk pengangkut materialjalur pemedekKarya Ida Bhatara Turun KabehPura Agung BesakihSurat Edaran Gubernur Balikepatuhan lalu lintas

Komentar

Memuat komentar...