Truk Sapi Palsu Ditolak di Gilimanuk, 25 Ekor Tahan

Dian P. · 2 min baca · 27 hari lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Truk Sapi Palsu Ditolak di Gilimanuk, 25 Ekor Tahan

Gambar atau konten salah?

Petugas Karantina di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali menegaskan bahwa sebuah truk berpelat nomor DK 8835 BQ dipaksa diputar balik setelah dokumen pengiriman hewan yang dibawa diduga palsu. Truk tersebut membawa 25 ekor sapi yang seharusnya dikirim ke luar daerah untuk memenuhi permintaan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.

Menurut I Putu Agus Kusuma Atmaja, Kepala Karantina Wilayah Kerja Gilimanuk, petugasnya membuntuti truk tersebut hingga ke pelabuhan. “Benar, tadi kami ada kecurigaan terhadap truk sapi tersebut sampai kami kejar ke pelabuhan. Setelah diperiksa, kami temukan bahwa dokumen karantina yang dibawa tidak sesuai atau patut diduga palsu,” ungkap Agus saat dikonfirmasi 07 Mei 2026.

Petugas masih menelusuri pemilik puluhan sapi yang hendak dikirim ke luar Bali. Sopir truk menyebut bahwa sapi-sapi itu berasal dari peternak di Karangasem. “Ada sekitar 25 ekor sapi di dalam truk. Pemilik sapi belum jelas agar tidak salah sebut. Cuma asalnya kata sopir dari Karangasem,” kata Agus.

Truk tersebut membawa sertifikat karantina yang ternyata palsu atau tidak diterbitkan oleh Karantina Gilimanuk. “Truknya membawa sertifikat karantina tapi palsu atau sertifikat tersebut tidak diterbitkan oleh Karantina Gilimanuk sehingga kami tahan dan ditolak untuk berangkat,” tambah Agus.

Agus menegaskan bahwa truk dan puluhan sapi itu masih berada di kandang Karantina Wilayah Kerja Gilimanuk untuk proses lebih lanjut. Ia ingin memastikan setiap ternak yang dikirim ke luar Pulau Dewata telah memenuhi syarat administrasi dan kesehatan. Menurutnya, langkah ini diambil demi menjamin keamanan distribusi hewan kurban menjelang Idul Adha.

Agus mengimbau seluruh pengusaha ternak agar mengikuti prosedur resmi dan tidak mencoba menggunakan dokumen ilegal karena pengawasan di pintu keluar pelabuhan akan terus diperketat.

Situasi ini menyoroti pentingnya verifikasi dokumen hewan sebelum pengiriman, terutama di masa-masa permintaan kurban yang tinggi.

Karantina GilimanukTruk sapiDokumen palsuIdul AdhaPeternak KarangasemKarantina hewanPengawasan pelabuhan

Komentar

Memuat komentar...