Trump Xi Sepakati Perluasan Perdagangan Pertanian AS-China

Sari D. · 2 min baca · 17 hari lalu · 54 dibaca
Bisik.id
Trump Xi Sepakati Perluasan Perdagangan Pertanian AS-China

Gambar atau konten salah?

Pada 17 Mei 2026, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, bertemu di Beijing dalam pertemuan tingkat tinggi. Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, termasuk perjanjian untuk memperluas perdagangan produk pertanian.

Kementerian Perdagangan China mengumumkan bahwa pihaknya akan mengurangi tarif atau bea tambahan, mempermudah persyaratan non‑tarif, dan membuka akses pasar bagi produk pertanian AS yang masuk ke China. “Kesepakatan tersebut bersifat pendahuluan dan akan diselesaikan sesegera mungkin,” kata kementerian tersebut.

Hingga saat ini, produk pertanian AS ke China dikenai tarif impor tambahan sebesar 10 %. Tarif ini merupakan balasan atas kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan Trump terhadap China. Akibat perang tarif tersebut, Departemen Pertanian AS mencatat perdagangan kedua negara menurun 65,7 % dari tahun ke tahun, mencapai US$ 8,4 miliar pada tahun 2025.

China juga berupaya mengatasi hambatan akses pasar. Pemerintah China akan mengatasi kekhawatiran AS terkait pendaftaran izin pabrik daging sapi dan ekspor unggas dari negara bagian AS tertentu. Komitmen tersebut tercermin dari perpanjangan izin operasional lima tahun kepada 425 pabrik daging sapi AS yang sebagian besar telah ditutup karena izin mereka berakhir tahun lalu. Selain itu, China telah menyetujui izin untuk 77 fasilitas tambahan.

Menteri Pertanian AS, Brooke Rollins, mengumumkan akan membuka kembali akses impor daging sapi AS dari 17 negara bagian AS. Langkah ini diharapkan dapat menyeimbangkan ketidakseimbangan perdagangan yang telah berlangsung lama.

China juga telah melakukan impor produk pertanian AS, termasuk kedelai sebanyak 12 juta metrik ton. Selain kedelai, China mengimpor gandum dan sorgum dari AS, memperlihatkan diversifikasi sumber pasokan pertanian.

Perjanjian ini menandai upaya kedua negara untuk meredakan ketegangan perdagangan yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Meskipun masih ada banyak langkah yang harus diambil, kesepakatan ini menunjukkan kemauan bersama untuk membuka kembali jalur perdagangan produk pertanian, yang dapat menguntungkan petani dan konsumen di kedua belahan dunia.

Perjanjian Perdagangan PertanianTarif ImporKebijakan Tarif ResiprokalPendaftaran Izin Pabrik Daging SapiDiversifikasi Pasokan PertanianPerdagangan China-ASKetidakseimbangan Perdagangan

Komentar

Memuat komentar...