Tujuh Film Rohani Pilihan Hari Kenaikan 2026 Minggu
Gambar atau konten salah?
Pada 14 Mei 2026, hari Kamis, Indonesia memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus. Hari tersebut menjadi libur nasional, memberi kesempatan bagi banyak orang untuk bersantai. Di antara aktivitas yang populer, menonton film rohani menjadi pilihan utama. Berikut tujuh film rohani yang layak dipertimbangkan.
Film The Passion of The Christ dirilis pada 2024. Jim Caviezel memerankan Yesus. Cerita mengikuti akhir kehidupan Sang Juru Selamat: penangkapan oleh tentara Romawi, pengadilan, keputusan salib, penderitaan yang terasa nyata. Banyak penonton menangis saat adegan Yesus membawa salib ke Golgota.
Selanjutnya Risen menampilkan Joseph Fiennes sebagai Clavius, tentara yang ditugaskan menyalib Yesus. Setelah prosesi, jasad Yesus menghilang. Clavius menyelidiki hilangnya jasad tersebut, yang mengarah pada konflik iman pribadi. Film ini menyoroti perjalanan spiritual seorang tentara.
The Chosen adalah serial yang menggambarkan kehidupan Yesus dari perspektif murid-muridnya. Pendekatan uniknya menampilkan apa yang dialami murid sebelum bertemu. Serial ini sudah mencapai 4 musim dan 34 episode, memberi gambaran mendalam tentang konteks sejarah.
The Shack merupakan adaptasi film dari novel berjudul sama. Cerita berpusat pada seorang ayah yang membawa keluarganya berwisata. Namun, anaknya mengalami musibah. Frustrasi, ia didatangi oleh tiga orang yang membantu secara spiritual, membawa pesan tentang pengampunan dan harapan.
Film Ave Maryam mengisahkan Suster Maryam, biarawati 39 tahun (Maudy Kusnaedi) di gereja Semarang. Pada 1998, ia bertemu Romo Yosef (Chico Jerikho). Kehadiran Romo membuat Suster Maryam jatuh hati. Kedekatan mereka diuji ketika mereka harus memilih antara perasaan dan pengabdian.
Soegija menceritakan perjuangan Mgr. Soegijapranata melalui catatan harian. Sebagai uskup pribumi pertama, ia banyak bergerak di bidang kemanusiaan. Ia bertemu tokoh-tokoh nasional, dan atas dedikasinya dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
Dokumenter Bethlehem Van Java menyoroti perjalanan Romo Van Lith di Jawa pada akhir abad ke-19. Ia misi di Muntilan, memperbaiki ketidaksesuaian ajaran Katholik. Pada awal abad ke-20, Van Lith mendirikan sekolah Katholik yang menghasilkan tokoh besar seperti Soegijapranata, Yos Sudarso, dan Cornel Simanjuntak.
Dengan pilihan film yang beragam, baik drama maupun dokumenter, penggemar film rohani dapat menemukan inspirasi dan pemahaman lebih dalam. Menonton film ini di akhir pekan panjang dapat memperkaya pengalaman spiritual.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Nengah Artini 58 Tahun Tewas, Polri Menilai Penyebab Alami
Satu Kematian Rabies di Desa Tukadaya, Bali: Kasus Pertama Manusia
Wakil Menteri Kunjungi SMP Tabanan, Cek Revitalisasi, MBG
Wakil Menteri Kunjungi SDN 3 Sembung Gede, Minta Revitalisasi
Latihan Pra Operasi Patuh Agung 2026 Fokus ETLE Lalu Lintas
Berita Terbaru
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Afni‑Syamsurizal: Tahun Pertama Menurunkan Utang Siak
Medan Gelar Gemes 27‑30 Juni 2026 Rp 2,5 Miliar APBD 2026
Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Sumsel 2026/2027: Tanggal 6 Juni
Bulan Muharram: Larangan dan Amalan yang Harus Diikuti
Persela Lamongan Rekrut Statistik Sukses, Siap Liga 2 2026
Indonesia 3-0 Timor Leste, Poin Lengkap Grup A AFF U-19 2026
I Wayan Sutama: Dari Peternak Jadi Pengusaha Bengkel Mobil
