Tumpukan Sampah Hitam di Jalan Soekarno Hatta, Bandung
Gambar atau konten salah?
01 April 2026, tumpukan sampah hitam menumpuk di trotoar Jalan Soekarno Hatta, Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul, Bandung.
Tumpukan tersebut tersebar di dua titik yang berjarak sekitar sepuluh meter. Di titik pertama, puluhan kantong sampah hitam menutupi trotoar, sementara di titik kedua, tumpukan berada di depan sebuah bangunan.
Jenis sampah beragam. Selain kantong yang terbungkus rapi, ada juga sampah berserakan di sekitar area.
Pemandangan ini mengganggu warga yang lewat, memaksa mereka menuruni bahu jalan untuk menghindari tumpukan. Risiko keselamatan meningkat karena pejalan kaki harus menyesuaikan jalur.
Salah satu warga, Dimas, mengungkapkan rasa risihnya: “Risih banget, siapa juga ini yang buang sampah di sini, mana banyak lagi,” katanya.
Dimas berharap dinas terkait segera mengangkut sampah agar tidak semakin menumpuk. Ia juga menuntut langkah pencegahan, seperti pemasangan plang larangan dan sosialisasi pengelolaan sampah.
Rian, warga lain, menilai tindakan tersebut sangat meresahkan. Ia berkata, “Mengganggu sekali, dzalim banget ini yang buang sampah di sini,”
Rian menuntut sanksi tegas: denda bagi pelaku, dan pemasangan CCTV untuk mengawasi. Ia berharap foto pelaku dapat disebarluaskan sebagai contoh.
Situasi ini menyoroti pentingnya pengelolaan sampah di daerah yang tidak terlalu dekat dengan pusat kota. Tanpa perhatian, tumpukan sampah dapat berubah menjadi tempat pembuangan permanen. Warga mengharapkan tindakan cepat agar kondisi tidak memburuk. Sampah yang menumpuk dapat mengganggu aliran lalu lintas dan menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
