Turis Malaysia Naik Besar ke Jakarta, Bandung Kuliner Belanja

Ika P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Turis Malaysia Naik Besar ke Jakarta, Bandung Kuliner Belanja

Gambar atau konten salah?

Turis Malaysia semakin sering mengunjungi Indonesia, khususnya kota Jakarta dan Bandung, untuk mencicipi makanan khas dan berbelanja pakaian serta tas. Perjalanan kuliner ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi tren media sosial yang ramai dibicarakan.

Menurut data Badan Pusat Statistik, pada Februari 2026 kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,16 juta orang, dengan 17,18% berasal dari Malaysia. Kedekatan geografis dan kesamaan selera kuliner membuat Jakarta dan Bandung menjadi destinasi utama bagi para pelancong Malaysia.

Di media sosial, istilah “Template kulineran turis Malaysia di Jakarta” muncul sebagai pola rute yang seragam. Banyak pengunjung Malaysia membagikan itinerary mereka di TikTok dan Instagram, menunjukkan urutan tempat makan yang sering dikunjungi.

Biasanya, petualangan kuliner dimulai di Jakarta dengan menikmati Nasi Padang di Pagi Sore PIK, restoran yang menawarkan konsep premium dan terletak dekat Bandara Soekarno‑Hatta. Setelah itu, turis biasanya melanjutkan ke By The Sea PIK untuk berbelanja baju, tas, serta mencicipi es krim dan kafe di sekitar area tersebut.

Kawasan Blok M juga menjadi tujuan wajib bagi para pengunjung Malaysia. Di sana, mereka berburu jajanan viral, mulai dari dessert hingga camilan kekinian, yang sering menjadi sorotan di media sosial.

Untuk makan besar, banyak turis memilih restoran Nusantara seperti Remboelan atau Sate Khas Senayan. Kedua tempat ini dikenal menyajikan hidangan Indonesia dengan cita rasa yang mudah diterima oleh wisatawan asing.

Selain makanan, tren belanja oleh‑oleh juga berubah. Jajanan viral seperti Chikuro menjadi incaran utama. Banyak turis Malaysia yang rela antre panjang atau membeli Chikuro dalam jumlah besar untuk dijual kembali melalui jasa titip.

Kehebohan Chikuro di Malaysia sempat membuat beberapa gerai kehabisan stok. Camilan ayam gulung renyah ini menjadi barang terlaris, sehingga para penjual harus menyesuaikan pasokan agar tidak kehabisan.

Tren kuliner ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media sosial dalam memandu perjalanan wisata. Para turis Malaysia tidak hanya datang untuk menikmati makanan, tetapi juga untuk berbagi pengalaman mereka di platform digital.

Dengan data kunjungan yang terus meningkat dan minat yang tinggi terhadap kuliner serta belanja, Jakarta dan Bandung semakin dipertimbangkan sebagai tujuan utama bagi wisatawan Malaysia di masa depan. Perubahan pola perjalanan ini memunculkan peluang bagi pelaku industri makanan dan retail untuk menyesuaikan produk dan layanan mereka dengan selera pengunjung internasional.

Wisatawan MalaysiaIndonesiaJakartaBandungKulinerMedia SosialChikuro

Komentar

Memuat komentar...