Turis Malaysia Naik Besar ke Jakarta, Bandung Kuliner Belanja
Gambar atau konten salah?
Turis Malaysia semakin sering mengunjungi Indonesia, khususnya kota Jakarta dan Bandung, untuk mencicipi makanan khas dan berbelanja pakaian serta tas. Perjalanan kuliner ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi tren media sosial yang ramai dibicarakan.
Menurut data Badan Pusat Statistik, pada Februari 2026 kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,16 juta orang, dengan 17,18% berasal dari Malaysia. Kedekatan geografis dan kesamaan selera kuliner membuat Jakarta dan Bandung menjadi destinasi utama bagi para pelancong Malaysia.
Di media sosial, istilah “Template kulineran turis Malaysia di Jakarta” muncul sebagai pola rute yang seragam. Banyak pengunjung Malaysia membagikan itinerary mereka di TikTok dan Instagram, menunjukkan urutan tempat makan yang sering dikunjungi.
Biasanya, petualangan kuliner dimulai di Jakarta dengan menikmati Nasi Padang di Pagi Sore PIK, restoran yang menawarkan konsep premium dan terletak dekat Bandara Soekarno‑Hatta. Setelah itu, turis biasanya melanjutkan ke By The Sea PIK untuk berbelanja baju, tas, serta mencicipi es krim dan kafe di sekitar area tersebut.
Kawasan Blok M juga menjadi tujuan wajib bagi para pengunjung Malaysia. Di sana, mereka berburu jajanan viral, mulai dari dessert hingga camilan kekinian, yang sering menjadi sorotan di media sosial.
Untuk makan besar, banyak turis memilih restoran Nusantara seperti Remboelan atau Sate Khas Senayan. Kedua tempat ini dikenal menyajikan hidangan Indonesia dengan cita rasa yang mudah diterima oleh wisatawan asing.
Selain makanan, tren belanja oleh‑oleh juga berubah. Jajanan viral seperti Chikuro menjadi incaran utama. Banyak turis Malaysia yang rela antre panjang atau membeli Chikuro dalam jumlah besar untuk dijual kembali melalui jasa titip.
Kehebohan Chikuro di Malaysia sempat membuat beberapa gerai kehabisan stok. Camilan ayam gulung renyah ini menjadi barang terlaris, sehingga para penjual harus menyesuaikan pasokan agar tidak kehabisan.
Tren kuliner ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media sosial dalam memandu perjalanan wisata. Para turis Malaysia tidak hanya datang untuk menikmati makanan, tetapi juga untuk berbagi pengalaman mereka di platform digital.
Dengan data kunjungan yang terus meningkat dan minat yang tinggi terhadap kuliner serta belanja, Jakarta dan Bandung semakin dipertimbangkan sebagai tujuan utama bagi wisatawan Malaysia di masa depan. Perubahan pola perjalanan ini memunculkan peluang bagi pelaku industri makanan dan retail untuk menyesuaikan produk dan layanan mereka dengan selera pengunjung internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Han Lewat 25 Tahun di KFC, Buka Warung Ayam Mantan KFC
Zushiku: Sushi Grab‑n‑Go Menyajikan Rasa Autentik di Jakarta
Bump: Kue Protein Sehat 170 Kalori dari Montreal Fitness
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
