Ular Jumbo Di Ciamis: Damkar Tangani Serangan di Rumah Dendis

Sari D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Ular Jumbo Di Ciamis: Damkar Tangani Serangan di Rumah Dendis

Gambar atau konten salah?

Di Ciamis, suasana sore hari berubah mendadak ketika Dendis Yudistira sedang membuang sampah di rumahnya. Ia tinggal di Dusun Desa, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing. Pada Jumat 15 Mei 2026, Dendis diserang kejut oleh seekor ular sanca berukuran jumbo. Ular itu panjangnya sekitar 3,5 meter melintas di hadapannya sebelum melaju ke tumpukan kayu di belakang rumah.

Rasa takut dan panik terlihat jelas. Ular besar itu bersembunyi di balik kayu, menakutkan Dendis dan warga sekitar. Untuk menghindari bahaya, Dendis memutuskan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 17.48 WIB, tim UPTD Damkar Ciamis menerima laporan dan langsung menuju lokasi.

Menurut Budi Rahmat, Kabid Damkar Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, “Petugas menerima laporan dari warga terkait kemunculan ular sanca berukuran besar di belakang rumah. Karena dikhawatirkan membahayakan, tim langsung melakukan penanganan,” ujarnya. Ular yang ditemukan adalah Malayopython reticulatus, yang dikenal sebagai ular sanca. Petugas harus mengevakuasi dengan hati‑hati agar tidak memicu serangan atau melarikan diri ke permukiman lain.

Evakuasi dilakukan dengan satu unit kendaraan pancar. Setelah setengah jam, ular berhasil ditangkap dan diamankan. Budi menambahkan, “Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman dan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.”

Ia juga mengingatkan bahwa kejadian ini bukan hal baru. “Kejadian ular masuk ke rumah warga bukan lagi hal baru. Dalam beberapa waktu terakhir, petugas Damkar hampir setiap hari menerima laporan serupa dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis,” kata Budi. Menurutnya, kemunculan ular di permukiman dipicu oleh perubahan habitat dan ketersediaan makanan. “Biasanya ular mencari tempat yang lembap, dekat sumber air, atau area yang banyak semak dan tumpukan barang. Karena itu masyarakat perlu lebih waspada,” jelasnya.

Budi mengimbau warga agar tidak mencoba menangkap ular sendiri karena berisiko membahayakan keselamatan. Ia menegaskan, “Kalau menemukan ular atau hewan liar lainnya, segera hubungi petugas Damkar. Kami siap membantu kapan saja dan layanan ini tidak dipungut biaya,” pungkasnya.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap hewan liar di sekitar rumah. Evakuasi yang cepat dan profesional membantu mencegah potensi kecelakaan. Selain itu, petugas Damkar menegaskan kesiapan mereka untuk menanggapi setiap laporan, menunjukkan komitmen layanan publik yang responsif dan tidak memungut biaya bagi masyarakat.

Ular sancaDamkar CiamisEvakuasi ularCiamisKewaspadaan wargaLayanan gratisUlar liar

Komentar

Memuat komentar...