Umar Shihab Meninggal Usia 86 Tahun, Mantan Ketua MUI

Wati N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 43 dibaca
Bisik.id
Umar Shihab Meninggal Usia 86 Tahun, Mantan Ketua MUI

Gambar atau konten salah?

Umar Shihab – mantan Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) – meninggal dunia pada 20 Maret 2026 di Jakarta. Usia beliau 86 tahun, dan ia berasal dari Sulawesi Selatan. Sebagai anggota Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI), ia dianggap sosok teladan oleh banyak pihak.

Rektor UMI, Hambali Thalib, menyatakan, “UMI berduka kehilangan sosok penjaga nilai, pewaris hikmah, dan penuntun keteladanan.”

Lahir pada 2 Juli 1939, Umar Shihab aktif dalam berbagai bidang keislaman dan kebangsaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua MUI Pusat dan Ketua Bidang Ukhuwah Islamiyah. Di tingkat daerah, ia menjadi pengurus MUI Sulawesi Selatan.

Selain berperan di dunia agama, ia juga terlibat politik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Di sektor pendidikan dan sosial, ia bergabung sebagai pembina Yayasan Wakaf UMI. Awalnya, ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan Islam, yaitu Pelajar Islam Indonesia (PII), serta pernah memimpin Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makassar.

Umar Shihab dikenal juga sebagai penulis. Salah satu karya utamanya adalah buku Kapita Selekta Mozaik, yang menguraikan pemikiran tentang keislaman dan sosial.

Ia berasal dari keluarga yang memiliki tradisi keilmuan Islam. Ayahnya adalah Abdurrahman Shihab, ulama dan pejuang umat, dan saudara kandungnya adalah Quraish Shihab.

Ringkasan: Umar Shihab meninggal pada 20 Maret 2026 di Jakarta. Sebagai mantan Ketua MUI dan anggota Yayasan Wakaf UMI, ia berperan besar di bidang keagamaan, politik, dan pendidikan. Karya tulisnya, khususnya Kapita Selekta Mozaik, menunjukkan kontribusinya dalam memajukan pemikiran keislaman. Ia diingat sebagai sosok yang menjaga nilai dan menginspirasi umat.

Umar ShihabMUIUkhuwah IslamiyahYayasan Wakaf Universitas Muslim IndonesiaDPR RIPelajar Islam IndonesiaHMI MakassarAbdurrahman Shihab

Komentar

Memuat komentar...