UMI Gandeng Minjiang, Mulai Program AI Smart Campus
Gambar atau konten salah?
Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperkuat kerja sama internasional dengan Minjiang University, perguruan tinggi yang pernah dipimpin oleh Xi Jinping, presiden Tiongkok saat ini. Melalui kemitraan ini, UMI bersiap meluncurkan Program Studi Artificial Intelligence (AI) dan mengembangkan smart campus.
Delegasi UMI disambut langsung oleh pimpinan Minjiang University untuk membahas transformasi digital. Rektor UMI, Hambali Thalib, menegaskan langkah ini sebagai bagian dari persiapan UMI menjadi kampus modern menuju World Class University.
“UMI sedang mempersiapkan transformasi digital di semua lini kehidupan kampus,” ujar Hambali dalam keterangannya, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut Hambali, transformasi yang disiapkan UMI tidak hanya menyasar teknologi pembelajaran. Ia menambahkan bahwa perubahan tersebut juga meliputi pengembangan sistem akademik, layanan mahasiswa, keuangan, pengelolaan data, hingga pengembangan kecerdasan buatan dalam tata kelola universitas.
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa UMI ke depan tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi hidup dalam ekosistem smart campus yang modern, cepat, adaptif, berbasis teknologi, dan terhubung dengan dunia global,” jelasnya.
Hambali berharap kolaborasi yang dibangun dengan Minjiang University dapat terus berlanjut. Ia menyebut, kerja sama tersebut membuka peluang bagi UMI untuk menjadi perguruan tinggi berbasis teknologi. “Kami berharap hubungan antara UMI dan Minjiang University tidak berhenti pada kunjungan ini, tetapi berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang dalam bidang smart campus, AI, pertukaran akademik, riset internasional, dan transformasi pendidikan tinggi masa depan,” tambahnya.
Sejalan dengan itu, Mansyur Ramly, Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya mengandalkan metode konvensional. Menurutnya, Minjiang University dapat menjadi kampus rujukan pengembangan kampus modern. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis. Perguruan tinggi modern harus mampu bergerak cepat, adaptif, dan memiliki visi jangka panjang dalam menjawab perubahan global. Apa yang kami lihat di Minjiang University menjadi inspirasi besar bagi percepatan transformasi UMI menuju universitas modern yang terintegrasi dan berdaya saing internasional,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi UMI memantau langsung infrastruktur teknologi modern di Cina. Mereka mendatangi University of Fujian's History and Applied Education Achievements Exhibition di Xinhua Du Business School.
Delegasi UMI juga melakukan diskusi mendalam di School of Computer Science terkait peluang pengembangan kurikulum berbasis teknologi. Penguatan kompetensi digital mahasiswa juga dilakukan untuk mendukung prodi AI yang sedang dirancang UMI.
UMI turut mengeksplorasi Big Data Command Center dan Smart Classrooms di Modern Education Center Minjiang University. Pengalaman tersebut menjadi dorongan bagi UMI untuk mempercepat implementasi transformasi digital kampus.
Dengan kolaborasi ini, UMI menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan AI dan teknologi smart campus, sejalan dengan tren pendidikan tinggi global yang menuntut inovasi dan adaptasi cepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Raker Apeksi Komwil VI Kendari Tetapkan Tiga Langkah
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
