Uni League 2026: Kickoff Play for Peace, Fokus Mental Health

Bambang W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Uni League 2026: Kickoff Play for Peace, Fokus Mental Health

Gambar atau konten salah?

Uni League 2026 akan dimulai pada 18 April 2026. Ajang ini dirancang sebagai wadah membentuk karakter kuat bagi generasi muda. Terdiri dari 15 tim universitas dan 98 pertandingan, Uni League akan dilaksanakan di dua wilayah, yaitu Jakarta dan Bandung.

Pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi internasional, dan sektor swasta semua turut memberikan dukungan. Mereka percaya bahwa sepakbola dapat menjadi sarana pendidikan karakter dan kesehatan mental.

Kick‑off Uni League dimulai dengan seminar Play for Peace yang diselenggarakan di Gedung IASTH Lt. 5, Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta. Seminar ini digelar pada 14 April 2026 dan mengusung tema “football for mental health”. Menurut penyelenggara, sepakbola bukan sekadar kompetisi, melainkan juga alat membangun ketahanan mental, empati, dan karakter.

“UN Youth sangat mendukung rangkaian seminar Play for Peace menuju Liga Universitas Coca‑Cola 2026. Sepakbola memiliki peran spesial dalam membantu mental health generasi muda. Lewat Liga Universitas, kami ingin menghadirkan kedamaian dalam hati. One game, one world,” kata Head of UN Youth Office & Assistant Secretary‑General for Youth Affairs, Felipe Paullier.

“Kampus tidak hanya menjadi tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus menjadi ruang membangun kepemimpinan, kerja sama, dan semangat kebersamaan. Play for Peace dan Liga Universitas Coca‑Cola merupakan bagian penting dari pembangunan ekosistem kampus,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto.

“Sepakbola adalah tempat kita belajar tentang perjuangan tanpa henti, kerja sama, hingga bangkit dari kekalahan. Dari sana kita juga belajar mengelola tekanan, termasuk menjaga kesehatan mental,” tambah Ketum PSSI Erick Thohir.

Uni League dipandang sebagai platform strategis yang menghubungkan pemuda dengan upaya perdamaian global. Dengan kemasan sepakbola, ajang ini juga menjadi sarana peningkatan sumber daya manusia yang unggul.

“Dengan semangat Play for Peace, Uni League diharapkan tidak hanya melahirkan talenta sepak bola potensial, tetapi juga generasi muda yang kuat secara mental, matang secara emosional, serta mampu membawa nilai‑nilai perdamaian dalam kehidupan sehari‑hari.”

“Melalui pemuda, perdamaian dapat diciptakan. Ini menjadi bagian dari diplomasi lunak Indonesia, dan kami tentu mendukung penuh kolaborasi seperti ini,” tutur Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, R. Heru Hartanto Subolo.

“Kita mulai dengan tema global mental health. Jadi bukan hanya soal prestasi, tetapi pembangunan manusia terlebih dahulu. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga penggerak perubahan,” ucap Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria.

Acara ini juga didukung penuh oleh Coca‑Cola Indonesia, yang telah lama menunjukkan komitmennya di ranah sepakbola. Dengan misi positif yang diusung Uni League, sepakbola akan terus menjadi perhatian perusahaan.

“Sepak bola adalah bagian penting dari kehidupan anak muda Indonesia. Kami melihat ini sebagai platform yang sangat relevan untuk membangun karakter bangsa, mulai dari ketahanan, fokus, hingga kemampuan bangkit dari kegagalan,” kata Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca‑Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo.

Uni League 2026 menandai upaya bersama untuk menggabungkan kompetisi olahraga dengan pembangunan karakter. Dengan dukungan berbagai pihak, ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya cakap di lapangan, tetapi juga kuat secara mental dan berjiwa damai.

Uni League 2026sepakbolakarakter kuatmental healthPlay for PeaceCoca Cola Indonesiaperdamaian global

Komentar

Memuat komentar...