UTBK 2026 UNJ: PM & PK Tantang Peserta, Waktu Kritis

Jaka M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
UTBK 2026 UNJ: PM & PK Tantang Peserta, Waktu Kritis

Gambar atau konten salah?

UTBK 2026 hari pertama sesi 1 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah selesai. Peserta berhamburan keluar ruangan ujian, terlihat lelah namun puas.

Dua peserta, Khalisha Bachtiar dari SMA Dewi Sartika dan Verly Mutia Putri dari SMA 1 Pekanbaru, berbincang tentang pengalaman mereka. Keduanya sepakat bahwa subtes Penalaran Matematika (PM) dan Penalaran Kuantitatif (PK) menjadi tantangan terberat. Mereka sama-sama hampir kewalahan mengerjakannya.

“PKPM (Penalaran Kuantitatif sama Penalaran Matematika),” kata Khalisha di kampus UNJ Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa, 21 April 2026.

Begitu juga disampaikan oleh Alifya Raihana, peserta gap year. Ia mengatakan soal tahun ini lebih susah dibandingkan tahun lalu. “Saya juga kan tahun lalu sempat ikut juga. Soalnya sih enggak beda jauh, cuma agak lebih menurut aku lebih sulit dikit ya tahun ini gitu,” tuturnya.

Khalisha mengungkapkan bahwa meski materi literasi masih termasuk aman, soal-soalnya memuat unsur kimia dan sejarah sehingga harus lebih detail. “Kalau Literasi Bahasa Indonesia ada soal saintek ya, kayak rumus atom gitu-gitu, sama ada sejarahnya juga,” ujar Khalisha.

Verly mengaku subtes Literasi Bahasa Inggris (LBE) dan hitungannya terasa cukup sulit meski ia sudah sering berlatih. “PK, PM, sama LBE-nya agak susah sih. Memang ada yang sesuai sama TO-TO dan soal dari TikTok, tapi ada beberapa yang meleset,” tuturnya.

Seperti kendala UTBK pada umumnya, Verly mengaku ia kekurangan waktu dalam menjawab soal Penalaran Umum (PU). Sehingga tak semua soal ia tuntaskan. “Iya, kurang waktunya. Tadi aja PU-nya dua nomor enggak kejawab karena kekurangan waktu, enggak nyadar waktunya sudah habis, jadi dua soal kosong,” kata Ferli.

Berbeda dengan Verly, Khalisha memilih strategi lain. Ia memilih untuk tetap mengisi semua jawaban meski harus menebak di detik-detik terakhir. “Aku juga kurang waktu di PM-nya, susah, tapi kejawab semua, nembak di akhir-akhir soalnya,” katanya.

Berbagai tips dibagikan oleh kedua peserta. Verly menekankan pentingnya keyakinan dan kecepatan. “Harus yakin aja sih, kayak langsung saja hitung, nggak usah lama-lama di satu soal, langsung lanjut soal lainnya saja,” ungkap Kalisa. “Iya, karena waktunya nggak banyak, kan, jadi memang harus sesuai dengan apa yang terpikirkan. Penjelasan itu saja jawab. Terus memang belajar benar-benar sih, kalau belajar benar-benar bakal kejawab,” tambah Verly.

Kedua peserta ini melakukan persiapan yang cukup matang. Selain mengikuti bimbingan belajar (bimbel) dan belajar di platform belajar online, mereka juga menggunakan media sosial seperti TikTok untuk mencari materi gratis.

Pengalaman ini menunjukkan bahwa meski soal UTBK 2026 menantang, strategi dan persiapan yang tepat dapat membantu peserta mengatasi keterbatasan waktu dan kompleksitas materi. Keberhasilan mereka menegaskan pentingnya latihan konsisten dan pemahaman mendalam terhadap setiap subtes.

UTBK 2026Universitas Negeri JakartaPenalaran MatematikaPenalaran KuantitatifLiterasi Bahasa InggrisWaktuBimbingan Belajar

Komentar

Memuat komentar...