UTBK-SNBT 2026 ITB: Ujian Hari Ketiga Aman, Tanpa Kecurangan

Lina F. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 48 dibaca
Bisik.id
UTBK-SNBT 2026 ITB: Ujian Hari Ketiga Aman, Tanpa Kecurangan

Gambar atau konten salah?

UTBK-SNBT 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB) telah dilaksanakan sampai hari ketiga, yaitu 23 April 2026, dengan aman, lancar, tertib, dan kondusif. Koordinator pelaksana pusat UTBK di ITB, Achmad Rochliadi, menyatakan bahwa melalui pemantauan dan laporan tim pengawas di lapangan, belum ada indikasi kecurangan apa pun.

Seluruh peserta ujian mengikuti prosedur dengan integritas tinggi. Tidak ditemukan praktik perjokian, penggunaan alat komunikasi terlarang, kamera tersembunyi, maupun pelanggaran prosedur operasional standar lainnya. Tim pengawas memastikan setiap langkah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

“Kami bersyukur pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di ITB hingga hari ketiga berjalan lancar dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan tertib, sementara panitia dan pengawas menjalankan tugas sesuai prosedur untuk memastikan ujian berlangsung jujur, aman, dan adil. Kami mengapresiasi para peserta yang telah menunjukkan integritas selama mengikuti ujian,”

ITB menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah dan integritas akademik di setiap tahap seleksi. Untuk mengantisipasi segala bentuk kecurangan, ITB menerapkan protokol pengawasan berlapis yang ditentukan oleh Panitia Pusat selama pelaksanaan UTBK.

“Pemeriksaan keamanan, seluruh peserta wajib melalui pemeriksaan menggunakan metal detector sebelum memasuki ruang ujian untuk memastikan tidak ada perangkat elektronik, kamera, maupun alat komunikasi yang dibawa masuk ke area ujian,”

Selanjutnya, setiap ruang ujian diawasi oleh pengawas yang bertugas memantau pergerakan peserta selama ujian berlangsung.

“Lalu pengawasan aktif, setiap ruang ujian diawasi oleh pengawas yang bertugas memantau pergerakan peserta selama ujian berlangsung,”

ITB menegaskan bahwa setiap bentuk kecurangan, sekecil apa pun, akan ditindak tegas. Sesuai dengan peraturan Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Indonesia 2026, konsekuensi bagi peserta yang terbukti melakukan kecurangan akan diberikan sanksi oleh Panitia Pusat.

“Saksinya di antaranya diskualifikasi instan, peserta akan langsung diberhentikan dari ujian. Seluruh jawaban atau hasil tes yang telah dikerjakan akan dianggap tidaksah (dibatalkan),”

Selain itu, panitia akan membatalkan kelulusan bagi peserta yang kedapatan melakukan kecurangan. Status kelulusan yang telah melewati tahap ujian akan dibatalkan secara sepihak oleh panitia pusat.

“Peserta yang melakukan kecurangan juga bisa diblacklist atau masuk daftar hitam jika menggunakan joki akan dimasukkan ke daftar hitam seluruh Perguruan Tinggi Negeri, dan dilarang mengikuti jalur mandiri di seluruh Indonesia dan tuntutan hukum atau proses pidana,”

“Peserta akan dibawa ke ranah pidana jika melakukan praktik perjokian, yakni melibatkan orang lain untuk menggantikan posisi peserta. Tindakan tegas juga berlaku bagi pencurian data atau soal yang merupakan tindakan ilegal membocorkan atau menyebarkan materi ujian, serta perusakan sistem yang merupakan tindakan peretasan atau sabotase perangkat ujian.”

“ITB mengimbau kepada seluruh peserta untuk tetap percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak tergiur oleh tawaran pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan dengan cara instan. Kami akan terus berkomitmen memberikan lingkungan ujian yang adil dan transparan bagi seluruh peserta,”

Dengan langkah-langkah ketat dan pengawasan berlapis, ITB berupaya memastikan bahwa UTBK-SNBT 2026 berlangsung adil, aman, dan bebas dari kecurangan. Keputusan tegas terhadap pelanggaran menegaskan bahwa integritas akademik tetap menjadi prioritas utama bagi institusi ini.

UTBK-SNBT 2026ITBintegritas akademikpengawasan berlapiskeamanan ujiankecurangansanksi

Komentar

Memuat komentar...