Video 2 Detik: Pria dengan Pin DPRD Enrekang Dituduh
Gambar atau konten salah?
Pada Kamis (23 April 2026), sebuah video berdurasi dua detik menjadi perbincangan di media sosial. Dalam klip singkat itu, seorang pria dengan wajah yang diblur terlihat mencoba merangkul seorang wanita di sofa sebuah kafe. Pria itu mengenakan jas hitam, kemeja putih, dan dasi merah. Di bagian dada jasnya, terdapat sebuah pin anggota DPRD.
Pria tersebut diduga merupakan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Ketua DPRD Enrekang, Ikrar Eran Batu, mengaku telah menerima informasi mengenai video tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan apakah pria itu memang seorang legislator.
“Tentu kita harus telusuri dulu karena itu kan baru bersifat dugaan. Saya belum juga belum konfirmasi ke anggota tersebut,” kata Ikrar kepada pihak media.
Ia menambahkan bahwa penelusuran masih dalam proses. “Mungkin lebih saya dalami dulu, ini apa, videonya yang mana. Mungkin saya konfirmasi dulu ke anggota itu yah, mungkin itu keluarganya atau apa,” jelasnya.
Menanggapi kemungkinan hubungan pribadi, Ikrar menyatakan, “Iya, jadi kita belum tahu siapa itu, keluarganya atau apanya. Siapa tahu juga mungkin pas periode pertama dulu dilantik (video lama). Ya, siapa tahu karena yang saya lihat itu kan hanya 2 detik ya. Tidak ada kejelasan,” ujarnya.
Ia juga sudah mencoba menghubungi legislator yang diduga muncul di video. “Kemarin saya telepon‑telepon ya. Itu mungkin lagi sibuk juga jadi belum konek (tersambung) dia. Terakhir infonya saya cek‑cek dari teman‑teman yang lain, lagi tanam bawang, sibuk tanam bawang. Itu HP‑nya jarang dibawa. Tapi ya kalau saya tersambung dan sudah ada tanggapan dari beliau sendiri ya saya bisa menyampaikan (sikap DPRD Enrekang),” tegasnya.
Menurut Ikrar, video tersebut bersifat pribadi. Ia menekankan perlunya klarifikasi langsung dari anggota dewan yang dicurigai. “Karena itu sebenarnya masuk dalam ranah pribadi. Entah mungkin itu keluarganya. Ini hanya menduga‑duga,” pungkasnya.
Video ini memunculkan spekulasi di kalangan masyarakat, karena pin anggota DPRD yang terlihat jelas menandakan hubungan politik. Namun, tanpa konfirmasi resmi, semua tetap bersifat dugaan. DPRD Enrekang berjanji akan menelusuri fakta lebih lanjut dan menunggu tanggapan dari pihak yang bersangkutan.
Keputusan untuk mengonfirmasi secara langsung menunjukkan prosedur yang diambil oleh lembaga legislatif setempat. Sementara itu, masyarakat menunggu hasil klarifikasi agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Raker Apeksi Komwil VI Kendari Tetapkan Tiga Langkah
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
