Video Benda Terang di Surabaya Dipertanyakan Sebagai UFO

Nurul H. · 2 min baca · 21 hari lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Video Benda Terang di Surabaya Dipertanyakan Sebagai UFO

Gambar atau konten salah?

02 Mei 2026 di kawasan Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, sebuah video yang menampilkan objek terang di langit menjadi viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan benda bergerak cepat dan bercahaya, dilaporkan muncul sekitar pukul 17.40 WIB.

Objek ini kemudian diduga sebagai Unidentified Flying Object (UFO) oleh beberapa netizen. Untuk menanggapi klaim tersebut, Komunitas BETA UFO membuka pernyataan resmi. Komunitas ini dikenal sebagai kelompok yang serius mengamati, mendokumentasikan, menginvestigasi, dan meriset fenomena UFO di Indonesia.

BETA UFO Indonesia dipimpin oleh Mohammad Reza Wardhana. Ia menyatakan, “Kami sudah melihat video itu beberapa kali, tapi data videonya masih kurang, karena pertama durasinya pendek. Kemudian yang dilaporkan itu hanya cahaya saja yang dilihat. Kita tidak dapat laporan apakah cahaya itu berbelok atau bagaimana,” ujar Reza saat dihubungi pada 13 Mei 2026. Menurutnya, data yang tersedia masih sangat minim, sehingga sulit untuk membuat kesimpulan.

Reza menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menilai apakah benda itu memang UFO. “Jadi terus terang kalau di BETA UFO itu mesti hati-hati menyampaikan apakah itu UFO atau bukan gitu,” tambahnya. Ia menyatakan bahwa kemungkinan benda tersebut masih terbuka, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Menurut Reza, benda yang melintas di langit bisa jadi drone atau satelit. Ia menjelaskan, “Kalau satelit itu setahu saya hanya bisa lurus saja gerakannya, sedangkan kalau drone itu biasanya ada suara baling-balingnya. Nah, ini yang melapor juga harus terus terang juga ya, apakah dia dengar suara baling-baling atau enggak.”

Ia juga mengutip definisi asli kata UFO. “Jadi kalau menurut kata pencetusnya yang asli, J. Ruppelt penggagas asal kata UFO, seorang tentara tahun 50-an, UFO itu memang kendaraan terbang yang memang teknologinya itu tidak sama seperti teknologi penerbangan ciptaan manusia pada umumnya. Karena dia bisa bermanuver, bentuknya juga aneh gitu,” jelas Reza.

Reza menambahkan bahwa jika benda tersebut terbukti merupakan kendaraan mata-mata, maka tidak dapat disebut UFO. “Nah, kalau ternyata memang sudah ketahuan itu kendaraan mata-mata, itu sudah enggak bisa disebut UFO. Itu katakanlah drone pengintai gitu ya misalnya. Jadi, bukan UFO. Disebut UFO karena memang manuvernya dan teknologinya itu beda banget sama teknologi wahana terbang buatan manusia pada umumnya,” pungkasnya.

Video yang menjadi bahan perbincangan tersebut diambil oleh seorang pria di Surabaya. Ia mencatat, “Opo iki? UFO ta iki? Buanter mlakue” saat melihat objek tersebut. Ia juga menulis caption, “Sempat saya kejar, tapi kemudian hilang karena pandangan tertutup gedung.”

Menurut rekaman, objek itu tidak mengeluarkan suara dan bergerak dengan kecepatan tinggi. Tidak ada bukti tambahan seperti jejak atau rekaman audio yang dapat membantu identifikasi. Karena itu, BETA UFO menunggu data lebih lengkap sebelum membuat keputusan akhir.

Secara keseluruhan, peristiwa ini menyoroti betapa pentingnya verifikasi data dalam kasus UFO. Tanpa bukti yang kuat, klaim masih bersifat spekulatif. Komunitas BETA UFO tetap bersikap hati-hati, menunggu informasi lebih lanjut sebelum menyatakan apakah benda tersebut benar-benar UFO atau hanya fenomena biasa seperti drone atau satelit.

UFOvideoBETA UFOSurabayadronesatelitverifikasi data

Komentar

Memuat komentar...