Video Menyebar: Pria Minum Oli, Dinkes Sulsel Telusuri Lokasi

Bayu K. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
Video Menyebar: Pria Minum Oli, Dinkes Sulsel Telusuri Lokasi

Gambar atau konten salah?

Video viral menampilkan sekelompok pria yang minum oli dengan alasan meningkatkan stamina sedang menjadi sorotan. Pihak Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) sedang menelusuri lokasi kejadian tersebut, meski belum ada laporan resmi yang masuk.

“Belum ada info dan laporan terkait di mana lokasi tersebut dan akan dikoordinasikan lebih lanjut ke Dinkes kota bila sudah teridentifikasi,” kata Kadinkes Sulsel Evi Mustikawati Arifin pada 12 April 2026. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus menelusuri identitas orang dalam kelompok tersebut serta tempat kejadian.

Langkah ini diambil untuk mencegah perilaku serupa ditiru masyarakat. Menurut Evi, mengonsumsi oli sangat berbahaya bagi kesehatan karena tubuh manusia dirancang untuk memproses zat biologis seperti air, karbohidrat, protein, dan lemak alami. “Oli mesin itu tidak larut dengan baik dalam cairan tubuh. Intinya secara medis dan standar kesehatan tidak dianjurkan,” tuturnya.

Di Makassar, Kadinkes Nursaidah Sirajuddin mengatakan belum dapat memastikan video tersebut terjadi di kota tersebut. Ia masih menelusuri lokasi video bersama tenaga puskesmas, termasuk wilayah yang diduga menjadi tempat rekaman.

“Laporan Kapusnya bukan warga Kota Makassar,” kata Nursaidah pada 9 April. Kepala Puskesmas (Kapus) Tamalate, Musherianti, mengungkapkan bahwa ia langsung berkoordinasi dengan kelurahan saat dugaan video direkam di Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate. Namun hasil penelusuran tidak menemukan adanya warga yang mengetahui kejadian itu.

“Sejak dikabari Kadis (Kesehatan Makassar), langsung saya berkoordinasi dengan Lurah Bonto Duri. Kebetulan Lurah lagi di lapangan waktu itu, dia cari semua, dia langsung kasih masuk di grup RT/RW-nya dan itu jawabannya semua RT/RW-nya nda ada yang tahu,” tuturnya. Musherianti menambahkan bahwa seluruh kader di tiap wilayah binaan Puskesmas Tamalate telah dipanggil, namun hasilnya nihil.

Di tingkat kabupaten, Dinkes Gowa juga sedang menyelidiki viralnya video tersebut. Kadinkes Gowa Abdul Haris Usman menyatakan belum bisa memastikan kejadian itu terjadi di wilayahnya. “Belum ada info dan tidak ada petunjuk dalam video kalau itu terjadi di wilayah Gowa,” tutur Haris pada 10 April.

Ia menegaskan bahwa timnya terus menelusuri video tersebut. “Tim kami juga sedang telusuri untuk cari info terkait tempat, waktu dan warga dari mana itu,” tegasnya.

Video yang beredar menampilkan seorang pemuda membuka oli yang kemasannya tersegel. Ia menuangkan oli ke dalam gelas plastik kecil setelah mencoba meminum memakai tutup botol. Kemudian ia memberikan oli kepada sejumlah pria yang mengenakan peci dan berpakaian muslim. Seorang pria lainnya terdengar meminta agar menuangkan oli setinggi dua ruas jari gelas itu sebelum dikonsumsi.

Menurut Prof. Muammar Bakry, Sekretaris MUI Sulsel, “Oli itu bukan minuman manusia dan dipastikan ada pengaruh dalam kesehatan, itu hukumnya haram. Artinya, minum oli itu haram karena bukan minuman.”

Video ini memicu kekhawatiran karena praktik mengonsumsi oli tidak dianjurkan secara medis. Pihak kesehatan menegaskan bahwa oli mesin tidak larut dalam cairan tubuh dan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius.

Para petugas kesehatan di Makassar, Tamalate, dan Gowa terus berkoordinasi dengan kelurahan, puskesmas, dan lembaga terkait untuk mengumpulkan data. Mereka menelusuri setiap potensi lokasi, waktu, dan identitas warga yang terlibat.

Hingga saat ini, belum ada bukti kuat bahwa video tersebut memang berasal dari Makassar atau Gowa. Pihak Dinkes Sulsel menunggu konfirmasi lebih lanjut dari lapangan.

Video ini menjadi contoh bagaimana perilaku berbahaya dapat dengan cepat menyebar melalui media sosial. Pihak kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tidak meniru praktik tersebut dan untuk selalu memeriksa sumber informasi sebelum menontonnya.

Dengan koordinasi lintas wilayah, Dinkes Sulsel, Dinkes Gowa, dan pihak puskesmas berusaha memastikan bahwa tidak ada risiko kesehatan yang tersebar lebih luas. Mereka berharap dapat mengidentifikasi pelaku dan tempat kejadian sebelum tindakan lebih lanjut diambil.

video viralminum olikesehatanDinkes Sulselpenelusuran lokasiharampuskesmas

Komentar

Memuat komentar...