Video Motor Listrik BGN Menimbulkan Kontroversi Anggaran MBG

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Video Motor Listrik BGN Menimbulkan Kontroversi Anggaran MBG

Gambar atau konten salah?

Video yang menyebar di media sosial menampilkan puluhan ribu motor listrik yang menampilkan logo Badan Gizi Nasional (BGN). Video tersebut muncul bersamaan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah.

Dalam tanggapannya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui detail informasi tersebut. Ia menambahkan bahwa sebelumnya ada pengajuan pengadaan motor dan komputer untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun lalu, namun ia menolak.

“Tahun lalu sempat kita nggak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor, tapi sekarang saya belum tahu, saya akan lihat lagi seperti apa. Ini gosip ya? Saya cek lagi,” kata Purbaya dalam diskusi media di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 07 April 2026.

Purbaya menilai anggaran untuk MBG seharusnya diprioritaskan untuk pengadaan makanan. Ia menyebut mitra MBG sudah mendulang untung sehingga bisa menyisihkannya untuk mencicil motor.

“Bukan nggak boleh, kita nggak tahu programnya seperti apa, tapi kan harusnya utamanya untuk makanan. Kalau yang pebisnis kan udah untung cukup, mereka cicil dari sana harusnya, tapi saya akan coba cek lagi,” tutur Purbaya.

Di sisi lain, Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran 2025 dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG.

“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa, 07 April 2026.

Meskipun demikian, Dadan memastikan bahwa motor tersebut hingga saat ini belum didistribusikan kepada pihak terkait. Menurutnya, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.

Dadan juga membantah jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit dan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoaks. “Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” sebut Dadan.

Dalam konteks ini, video tersebut menimbulkan pertanyaan tentang alokasi anggaran dan distribusi motor listrik yang belum jelas. Pemerintah masih menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai penggunaan motor tersebut dalam program gizi.

Motor ListrikBadan Gizi NasionalProgram Makan Bergizi GratisMenteri Keuangan PurbayaKebijakan Efisiensi AnggaranHoaks 70.000 Unit

Komentar

Memuat komentar...