Video Remaja Tidur Berpelukan di Musala Viral, Warga Siram

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Video Remaja Tidur Berpelukan di Musala Viral, Warga Siram

Gambar atau konten salah?

Video yang berisi remaja laki‑laki dan perempuan tidur berpelukan di sebuah musala menjadi viral di media sosial. Video berdurasi satu menit lima detik diambil di Kebumen, Jawa Tengah, tepatnya di musala Pantai Logending.

Di dalam rekaman, dua remaja terlihat tertidur sambil saling berpelukan. Setelah beberapa saat, warga sekitar menyalurkan air menggunakan ember, membuat para pemuda terkejut dan terbangun. Salah satu remaja yang terbangun, yang kemudian disebut Sejoli, duduk dan diinterogasi oleh warga. Warga yang marah juga terlihat melempar ember ke arah mereka.

Kapolsek Ayah, AKP Diyono, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebut, Iya betul, itu di musala Pantai Logending. Kejadiannya kemarin, kata Diyono pada 01 April 2026. Menurutnya, peristiwa terjadi pada hari Rabu siang di musala obyek wisata Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah.

Diyono menambahkan, Ketiga anak tersebut ditemukan oleh warga dalam posisi tidur bertiga di dalam musala, dan mereka berusia 18, 21, dan 21 tahun. Nama mereka adalah DS, LA, dan AA, semua berasal dari Kecamatan Rowokele, Kebumen.

Menurut Diyono, sebelum tidur di musala, ketiganya bermain di Pantai Menganti yang terletak di sebelah timur Pantai Logending. Karena merasa lelah, mereka kemudian beristirahat di musala Pantai Logending sebelum melanjutkan perjalanan pulang. Mereka dari Pantai Menganti, terus istirahat tidur di musala Pantai Logending, jelasnya.

Setelah digerebek warga, ketiga remaja diserahkan ke petugas Polairud Pantai Logending dan kemudian dipindahkan ke Polsek Ayah untuk klarifikasi. Orang tua mereka juga dipanggil. Pihak berwenang menyelesaikan masalah tersebut.

Hasil klarifikasi dari pihak reskrim Polsek Ayah menunjukkan tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh ketiga anak tersebut. Hasil klarifikasi dari pihak reskrim Polsek Ayah tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh ketiga anak tersebut. Dari pihak keluarga meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan diberi surat pernyataan untuk tidak mengulangi dan wajib lapor ke Polsek Ayah, pungkas Diyono.

Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan di tempat ibadah dan perlunya komunikasi yang baik antara warga, keluarga, dan aparat penegak hukum. Dengan penanganan yang cepat dan jelas, situasi dapat diatasi tanpa menimbulkan konflik lebih lanjut.

musala Pantai Logendingremaja tidur berpelukanember airKebumenPolsek AyahPantai Menganti

Komentar

Memuat komentar...