Video Selfie Militer Zulfiqori Viral, Anggap AI Deepfake
Gambar atau konten salah?
Ibrahim Zulfiqori—juga dikenal sebagai Ebrahim Zulfkar atau Zulfiqari—muncul dalam sebuah video selfie pendek yang menular di X (Twitter), Facebook, TikTok, dan Instagram. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat memakai seragam militer, santai bermain sketbot, memegang tongsis di satu tangan, dan menyeruput jus delima di tangan lainnya.
Video berdurasi sekitar 20‑25 detik menampilkan latar belakang yang tidak biasa: sebuah rudal balistik meluncur dengan asap tebal ke langit, bukan studio atau taman. Rekaman ini mulai viral pada malam 27 Maret 2026.
Keberadaan video ini menimbulkan kontroversi. Banyak pengguna menyebutnya sebagai AI-generated atau deepfake satire, bukan rekaman asli. Beberapa akun yang pertama kali menyebarkannya menyatakan secara terang-terangan bahwa konten tersebut dibuat oleh AI, bahkan menambahkan label seperti “AI video” atau “AI-generated meme footage.”
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari IRGC atau media pemerintah Iran yang mengonfirmasi keaslian video tersebut. Tidak pula ada laporan dari media internasional yang memverifikasi kejadian ini. Fenomena video AI yang menampilkan konflik geopolitik semakin marak beredar, dan beberapa konten serupa sebelumnya terbukti tidak akurat atau hasil manipulasi visual.
Video ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Beberapa hari terakhir, akun-akun pro‑AS sering membagikan klip Presiden Donald Trump yang diklaim “tidak ceria dan kebingungan” saat membahas konflik dengan Iran. Banyak yang menganggap video selfie Zulfiqori sebagai balasan cerdas dalam perang psikologis.
Netizen bereaksi beragam. Ada yang menganggapnya kreatif dan menghibur, meski kemungkinan besar hasil AI. Seorang pengguna menulis, “Kalo ini video beneran berarti rudal yang meluncur dibelakang nya itu adalah rudal paling lambat di dunia,” kata @AdeBagasworo. Sementara @IOS641990 menilai, “Hasil AIny jelek. Kelihatan banget. Kurang natural,”
Pengguna lain menyoroti sisi humor dan meme dalam konten tersebut. “Iran langsung menunjukkan kehebatan media sosial yang tak terduga, mencerminkan pemahaman mendalam tentang meme Barat. Di sini Iran memanfaatkan video viral TikTok tentang seorang pria yang mengendarai skateboard sambil minum jus cranberry Ocean Spray-video tersebut bahkan diiringi musik Fleetwood Mac,” kata @leahmcelrath.
Di sisi lain, beberapa orang menilai konten ini berbahaya karena dapat memicu disinformasi. Mereka mengaitkannya dengan tren konten AI bertema konflik global yang semakin realistis. Diskusi ini menunjukkan betapa mudahnya informasi palsu menyebar di era digital.
Video ini, meski kontroversial, mencerminkan dinamika media sosial saat ini. Ia menyoroti bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk membuat konten yang tampak nyata, sekaligus memperingatkan tentang risiko penyebaran berita palsu. Dalam konteks geopolitik, video semacam ini dapat menjadi alat psikologis yang memengaruhi persepsi publik, baik di dalam maupun di luar negeri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
