Viktor Axelsen Sempat Menginspirasi Jakarta Sebelum Pensiun
Gambar atau konten salah?
Viktor Axelsen, legenda bulu tangkis asal Denmark, datang ke Jakarta pada Minggu, 24 Mei 2026. Ia tampil di Hotel The Westin, Jakarta sebagai brand ambassador Monitor ERP, perusahaan manufaktur asal Swedia. Kunjungan ini menandai hari terakhir kariernya yang penuh prestasi.
"Selalu menyenangkan bisa mengunjungi Jakarta. Saya memiliki banyak kenangan bagus di sini. Saya pernah menjuarai Indonesia Open di Istora Senayan," ujar Axelsen. Kata-kata itu mengingatkan penggemar akan momen puncak ketika ia menorehkan kemenangan di arena nasional.
"Berkompetisi di panggung terbesar dunia telah mengajarkan saya tentang disiplin, konsistensi, dan ketangguhan. Nilai-nilai yang relevan jauh melampaui olahraga," tambahnya. Ia menekankan bahwa pelajaran yang didapat di lapangan dapat diterapkan di kehidupan sehari‑hari.
"Saya sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh mitra saya seperti Monitor ERP. Saya bangga bahwa kemitraan ini tidak berhenti kepada performa, tapi berlanjut pada nilai dan visi jangka panjang," ungkapnya. Hal itu menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk membangun hubungan lebih dari sekadar sponsor.
Setelah menggantung raket, Viktor Axelsen berusia 32 tahun akan fokus menginspirasi generasi muda. Ia menorehkan medali emas di Olimpiade 2020 dan 2024, serta perunggu di Olimpiade 2016. Selain itu, ia pernah meraih juara di All England dan Indonesia Open. Puncak kariernya juga tercatat sebagai peringkat 1 BWF tunggal putra selama 183 minggu.
"Energi dan antusiasme yang kita saksikan hari ini di Jakarta menunjukkan berapa kuatnya koneksi Viktor dengan komunitasnya," kata CEO Monitor ERP Asia Tenggara, Daniel Haggmark. Ia menegaskan, "Kemitraan kami dengan Viktor Axelsen adalah cerminan komitmen jangka panjang Monitor ERP terhadap keunggulan. Nilai inilah yang selalu kami bawa dan terapkan setiap harinya," ujarnya.
Peristiwa ini menegaskan bahwa Viktor Axelsen tidak hanya dikenang sebagai juara, tetapi juga sebagai contoh disiplin dan visi jangka panjang. Hubungan dengan Monitor ERP menandai langkah baru bagi ia dalam memotivasi generasi muda melalui nilai-nilai yang telah terbukti.
(mro/cas)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
