Wali Kota Tasikmalaya Pergi Haji, Plh Sekda Belum Ditunjuk
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Asep Goparullah akan berangkat ke Tanah Suci pada 08 Mei 2026. Sebelum keberangkatan, banyak orang bertanya siapa yang akan mengisi jabatan Panglima ASN di kota.
Jabatan Plh Wali Kota sudah ditetapkan kepada Wakil Wali Kota Diky Candra Negara. Namun, posisi Plh Sekda masih belum jelas. Diky belum menerima nama resmi yang akan mendampinginya selama tiga minggu ke depan.
Menurutnya, keputusan tersebut masih dibahas di Kemenpan‑RB. “Untuk pengumumannya saya belum tahu pasti. Katanya harus menunggu dulu dari KemenPAN‑RB per hari ini,” ujar Diky pada 07 Mei 2026.
Diky juga memberi petunjuk bahwa calon kuat Plh Sekda hanya mengerucut pada satu nama dari jajaran Asisten Daerah (Asda). “Informasi yang saya dapat cuma satu nama, tapi ciri‑ciri belum dikasih tahu. Intinya dari jajaran Asda,” tambahnya.
Di dalam birokrasi, spekulasi kini tertuju pada tiga senior Asda: Riza Setiawan (Asda I), Hanafi (Asda II), dan Asep Maman Permana (Asda III). Semua dianggap memiliki kapasitas dan senioritas yang cukup untuk menjaga stabilitas administrasi selama Asep Goparullah menunaikan ibadah haji.
Sebelum pergi, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan memberikan arahan khusus. Diky mengungkapkan, “Terakhir ngobrol, Pak Wali memerintahkan saya untuk menerima siapapun Plh Sekda‑nya tanpa perlu ada perdebatan. Jadi, kami ikhlas saja.”
Diky Candra sendiri dijadwalkan mulai bertugas sebagai Plh Wali Kota pada 08 Mei 2026. Ia menyadari keterbatasan posisinya dalam pengambilan keputusan strategis. “Kewenangannya tidak banyak. Sesuai kisi‑kisi dari Pak Wali, saya tetap melaksanakan tugas harian tanpa mengubah kebijakan umum. Secara aturan memang tidak bisa (mengubah kebijakan),” jelasnya.
Masa tugas transisi diperkirakan berlangsung selama 20 hingga 24 hari ke depan. Fokus utama Diky adalah memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal hingga para pimpinan kembali ke Kota Resik pada awal bulan depan.
Secara keseluruhan, situasi ini menyoroti pentingnya peran pengganti dalam menjaga kelangsungan pemerintahan. Dengan persiapan yang matang, kota tetap dapat beroperasi meski pemimpin utama sedang berangkat ke Tanah Suci.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
