Wanita M dari Dusun Geneng Gali Uang Palsu di Pasar Wage

Putri N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Wanita M dari Dusun Geneng Gali Uang Palsu di Pasar Wage

Gambar atau konten salah?

Seorang wanita paruh baya yang berinisial M, berasal dari Dusun Geneng Wetan, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban, tiba‑tiba menjadi sorotan publik setelah ia ditangkap warga di Pasar Wage, Kecamatan Grabagan, Tuban.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (2 May 2026) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Video penangkapan tersebut langsung menyebar luas melalui grup WhatsApp dan platform media sosial lainnya. Dalam rekaman, wanita tersebut mengenakan baju ungu dan dikerumuni warga serta pedagang yang tampak marah.

Kapolsek Grabagan, AKP Sampir Santoso, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia mengatakan, “Benar ada kejadian tadi. Ada wanita berinisial M diamankan warga karena diduga mengedarkan uang palsu,” kata Sampir saat dikonfirmasi, Sabtu (2 May 2026). Menurutnya, pelaku tertangkap tangan saat sedang beraksi di tengah keramaian pasar.

Menurut pemeriksaan awal, pelaku diduga membawa uang palsu senilai Rp 3 juta. Dari jumlah itu, Rp 2,3 juta masih berada di tangannya ketika ditangkap. Sebagian uang tersebut sudah sempat dibelanjakan kepada pedagang pasar untuk mendapatkan uang asli dari kembalian.

Polisi juga menyita uang hasil kembalian yang didapat pelaku dari para pedagang. “Barang bukti yang diamankan sebesar Rp 2,3 juta uang palsu, serta uang tunai hasil penukaran (kembalian) sebesar Rp 102 ribu,” imbuhnya.

Agus, salah seorang warga di lokasi, mengingat suasana pasar sempat memanas saat pedagang menyadari uang yang diterima adalah palsu. “Tadi ramai sekali, pedagang langsung teriak begitu tahu uangnya beda (palsu). Untung langsung ada polisi, jadi tidak sampai ada main hakim sendiri,” tuturnya.

Sampir menambahkan bahwa pelaku saat ini telah dibawa ke Mapolres Tuban untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap asal‑usul uang palsu tersebut. “Saat ini terduga pelaku telah kita bawa ke Polres Tuban untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan warga dalam transaksi pasar. Meskipun situasi memanas, kehadiran polisi berhasil menghentikan penyebaran uang palsu sebelum menimbulkan kerugian lebih besar bagi pedagang.

Uang palsuPasar WageSampir SantosoMapolres TubanPedagang pasarKewaspadaan wargaDusun Geneng Wetan

Komentar

Memuat komentar...