Wanita Viral Joget Telanjang di Batang, Dirawat RSJD

Guntur P. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
Wanita Viral Joget Telanjang di Batang, Dirawat RSJD

Gambar atau konten salah?

Seorang wanita yang menjadi viral di media sosial karena berjoget setengah telanjang di acara halalbihalal di Kabupaten Batang kini dirawat di RSJD dr. Amino Gondohutomo, Kota Semarang. Kasubag TU, Hukum, dan Humas RSJD, Kelik Pramudya, mengonfirmasi bahwa pasien tersebut berada di rumah sakit tersebut. Namun, ia belum dapat memberi rincian kapan pasien mulai dirawat.

“Memang benar itu dari yang viral itu (menyebut nama) memang masuk di rumah sakit kami, di Amino. (Mulai kapan masuk?) Kalau itu saya tak informasi dari teman‑teman humas dulu,” kata Kelik saat dikonfirmasi awak media, Selasa (31 Maret 2026).

Kelik menegaskan bahwa pasien telah mendapat penanganan di rumah sakit. Ia tidak dapat menyebutkan diagnosis yang telah dibuat.

“Sudah ditangani oleh dari tim rumah sakit kami. Untuk diagnosis itu belum bisa kami sampaikan,” terangnya.

Menjelaskan prosedur, Kelik menyatakan bahwa perawatan akan dilakukan sesuai standar rumah sakit. Ia juga menegaskan tidak ada perlawanan dari pasien saat pemeriksaan.

“Pemeriksaan nanti tentunya akan ditindaklanjuti di rumah sakit kami sesuai prosedur yang ada. (Apakah ada perlawanan saat diperiksa?) Tidak ada,” jelasnya.

Menurut Kelik, pasien pertama kali masuk ke IGD sebelum mendapatkan penanganan lanjutan.

“Untuk penanganan masuknya di IGD dulu. Nanti ada penanganan lebih lanjut,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan prosedur pengembalian pasien jika datang bersama keluarga.

“Kalau (Arfi) itu dibawa keluarga, selesai pemeriksaan akan dikembalikan ke keluarga,” jelasnya.

Ketika ditanya tentang kondisi terkini, Kelik tidak dapat memberikan detail lebih lanjut.

“Untuk kondisi pasien kami belum bisa menyampaikannya,” pungkasnya.

Peristiwa viral ini bermula ketika seorang wanita berjoget setengah telanjang di tengah acara hiburan musik dangdut yang diadakan sebagai bagian dari halalbihalal di Dukuh Banaran, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Dua video beredar di media sosial. Video pertama berdurasi sekitar 35 detik menampilkan wanita tersebut mengenakan bra dan celana dalam. Video kedua berdurasi 31 detik memperlihatkan dia dikelilingi warga yang mengendarai sepeda motor sambil membunyikan klakson, sementara ia tetap berjoget tanpa atasan.

Insiden terjadi pada Sabtu (28 Maret 2026) sekitar pukul 16.00 WIB, di sela‑sela kegiatan hiburan musik dangdut. Kepala Desa Gunungsari, Tutur Budiyono, menjelaskan bahwa acara halalbihalal digelar di lapangan desa, namun panggung hiburan berada sekitar 20 meter dari pusat kegiatan halalbihalal.

“Lokasinya sekitar 20 meter dari pusat kegiatan, tepatnya di jalur menuju arah Jambangan. Kami tidak mengetahui langsung karena saat itu berada di panggung,” ujar Tutur saat dimintai konfirmasi Minggu (29 Maret 2026).

Ia menambahkan bahwa pihak desa baru mengetahui kejadian tersebut setelah video beredar luas di media sosial. Menurut penelusuran, wanita tersebut bukan warga Desa Gunungsari, melainkan berasal dari wilayah Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal.

“Dari informasi yang kami dapat, yang bersangkutan berasal dari wilayah Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan nama panggilan pasien.

“Nama panggilannya Arfi. Terjadi saat acara halalbihalal Dukuh Banaran,” ujar Tutur.

Menanggapi video yang beredar, ia mengaku baru mengetahui kejadian setelah meninjau rekaman di berbagai tempat.

“Nggih, setelah kami cek‑cek di berbagai tempat memang dianya itu sering kali begitu. Saya pun ada videonya di Kendal, dimana ternyata sering berpakaian yang seperti itu, seperti itu. Kayak nggak wajar gitu, nggih,” sesalnya.

Peristiwa ini menimbulkan perbincangan luas di kalangan masyarakat. Meskipun detail medis pasien masih dirahasiakan, rumah sakit menegaskan akan menindaklanjuti perawatan sesuai prosedur. Sementara itu, pihak desa menunggu konfirmasi lebih lanjut mengenai asal usul dan kondisi pasien. Peristiwa ini juga menyoroti bagaimana konten viral dapat memicu perhatian publik terhadap masalah kesehatan dan perilaku publik di acara sosial.

viralhalalbihalalRSJD dr. Amino GondohutomoWanita berjoget setengah telanjangKecamatan PageruyungKepala Desa Gunungsarikonten media sosial

Komentar

Memuat komentar...