Warga Aceh Tamiang Lebih Nyaman di Huntara daripada Tenda
Gambar atau konten salah?
Warga korban bencana di Aceh Tamiang kini menempati hunian sementara, Huntara, dan banyak yang merasa lebih nyaman tinggal di sana dibandingkan di tenda pengungsian.
Lidya, salah satu korban, mengingat rumahnya tersapu banjir pada akhir November 2025. Sejak itu ia terpaksa tinggal di pengungsian, namun kini ia sudah dapat menempati salah satu blok Huntara di Desa simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.
“Sekarang keadaan kami jauh lebih baik dan lebih nyaman, tidak kepanasan dan kesempitan seperti di tenda pengungsian,” ucap Lidya pada 21 Maret 2026.
Ia menilai kondisi Huntara sangat layak, namun berharap program Huntap—hunian tetap—akan lebih baik karena jangka waktunya panjang.
“Nyaman dan sudah lebih baik tinggal di sini, selama saya di sini banyak hal berbeda saya dapatkan. Jika dibandingkan tinggal di tenda pengungsian jauh berbeda,” tambahnya.
Lidya bersyukur pemerintah telah membangun Huntara, namun ia meminta agar Huntap segera terealisasi. “Nyamannya di sini. Tapi kami juga minta agar program hunian tetap segera terealisasi dengan baik dan segera pindah,” pungkasnya.
Marni, warga lain, juga meminta pemerintah menuntaskan Huntap bagi korban banjir. “Semoga segera selesai hunian tetapnya, kami sudah lama di sini. Kiranya cepat tuntas dan bisa pindah ke hunian tetap,” kata Marni.
Setelah banjir yang merusak banyak rumah, Huntara menjadi solusi sementara bagi warga yang masih menunggu hunian tetap.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Hujan Lebat dan Petir Diprediksi Menyerang Medan Malam Ini
58 Hunian Terganggu Angin Kencang: Warga Kembali ke Tenda
Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk, Populasi Menurun 123 Juta
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Pencarian Faiz Hidayat 23 Tahun di Gunung Seulawah Berlanjut
Harga Emas Antam Medan Turun Rp15.000 per Gram di Medan
Berita Terbaru
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
Fiskal Indonesia Aman: Defisit APBN 0,7% PDB, Purbaya
7 SPPG Malang Disuspend Karena Masalah IPAL, Siap Kembali
Indofest 2026: 80 Brand Outdoor di JCC, Target Rp60 Miliar
