Warung Madura Surabaya Dapat Banyak Pelanggan Selama Rumor Harga BBM

Jaka M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Warung Madura Surabaya Dapat Banyak Pelanggan Selama Rumor Harga BBM

Gambar atau konten salah?

Pada hari Selasa, 31 Maret 2026, sebuah Warung Madura di Surabaya mengalami lonjakan pelanggan di tengah rumor tentang penyesuaian harga BBM. Toko yang terletak di Jalan Ngagel Madya dirasakan keramaian sejak pagi.

Pemiliknya, Nurbaedah, mengatakan kepada wartawan bahwa kerumunan sudah ada sejak fajar. Ia berkata, “Tadi ramai dari pagi. Stoknya masih ada, tapi paling cuma sekitar 3 hari saja bertahan,”. Ia menambahkan bahwa warung tidak dapat membeli BBM dalam jumlah besar dari SPBU karena kuota terbatas, “Soalnya kulakannya dibatasi, nggak bisa ambil banyak,”.

Cerita serupa datang dari Warung Madura lain di Jalan Pucang Anom, yang dikelola oleh Umi. Ia menjelaskan, “Bisa bertahan enggak sampai satu minggu, karena kalau kulakan ke SPBU nggak bisa bawa jerigen,”.

Meskipun stok terbatas, harga BBM di Warung Madura tetap normal, sekitar Rp12 ribu per liter untuk Pertalite. Banyak penduduk lokal memilih membeli di sana karena antrean di SPBU sangat panjang.

Dian, warga Surabaya berusia 32 tahun, mengatakan dia membeli BBM di warung dekat kosnya karena antrean di SPBU masih ramai. Ia menambahkan, “Dari siang tadi infonya antre, saya barusan lewat malam ini di pom juga masih ramai. Jadi beli di warung dekat kos saja,”.

Dewi, 31, juga memilih membeli BBM di Warung Madura dekat rumahnya, mengutip antrean panjang di SPBU dekat kantornya. Ia berkata, “Tadi di SPBU dekat kantor ramai antreannya, padahal tidak jadi ada kenaikan BBM kan katanya. Jadi beli di Warung Madura saja sekalian pulang,”.

Situasi ini menunjukkan bagaimana penjual BBM lokal menyesuaikan diri dengan keterbatasan pasokan dan bagaimana konsumen merespons kekhawatiran tentang kekurangan serta antrian panjang.

Warung MaduraSurabayaBBMSPBUharga BBMstok terbatasantrean panjangpenyesuaian harga

Komentar

Memuat komentar...