Wasabi Asli: Sensasi Pedas Sejati, Harga Tinggi, Santai Sushi

Mira T. · 1 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Wasabi Asli: Sensasi Pedas Sejati, Harga Tinggi, Santai Sushi

Gambar atau konten salah?

Wasabi dikenal dengan sensasi pedas yang bisa menyengat hidung dan kepala, meski rasanya tetap nikmat bila dipadukan dengan sushi berikan ikan segar.

Biasanya, wasabi disajikan dalam bentuk pasta hijau di samping sushi. Cita rasanya unik karena pedas menyengat yang tidak hanya terasa di lidah, tetapi juga menembus hidung dan kepala. Karena sensasi tersebut, tidak semua orang menyukai wasabi.

Menurut WebMD (22 November 2024), wasabi asli berasal dari tanaman atau rimpang yang hanya diparut. Harga wasabi cukup mahal karena proses tanamannya sulit. Sebagian besar wasabi yang disajikan di restoran sushi sebenarnya bukan wasabi asli.

Di banyak tempat, wasabi diganti dengan campuran lobak pedas, tepung mustard, maizena, dan pewarna hijau agar terlihat seperti wasabi asli.

Sejarah wasabi bermula dari periode Jomon, sekitar 14.000 SM hingga 400 SM. Awalnya, wasabi dipakai sebagai obat, kemudian beralih menjadi pelengkap hidangan.

Kenapa wasabi terasa pedas? Karena tanaman tersebut mengandung senyawa kimia organik alil isotiosianat. Senyawa ini juga ada di lobak dan mustard. Sensasi pedasnya muncul secara alami, namun berbeda dengan cabai. Kadang, reaksi terhadap alil isotiosianat membuat mata berair dan merasakan rempah masuk ke hidung, bahkan sampai ke kepala.

Pedas wasabi tidak dapat diukur dengan satuan Scoville Heat Unit (SHU) seperti cabai. Cabai terpedas, Pepper X, memiliki 2,69 juta SHU.

Secara keseluruhan, wasabi menawarkan rasa pedas yang khas dan berbeda dari cabai, serta memerlukan proses tanam yang rumit sehingga harganya tinggi. Meskipun banyak restoran menggunakan versi tiruan, keaslian wasabi tetap menjadi daya tarik bagi pecinta sushi.

wasabipedassushiharga tinggiasli vs tiruanalil isotiosianatsejarah Jomon

Komentar

Memuat komentar...