Waspada Penipuan Digital Meniru Wakil Gubernur Sulsel
Gambar atau konten salah?
Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan digital yang meniru nama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi melalui media sosial.
Penipu menampilkan akun WhatsApp dengan foto profil Wakil Gubernur Sulsel dan menyalin suara Fatmawati menggunakan Artificial Intelligence (AI). Selain itu, ia menyebarkan flyer bertuliskan "Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman" dengan tagar #Danabantuan2026.
Pesan yang dikirimkan mengklaim adanya bantuan dana sebesar Rp 50 juta dan meminta korban mengisi data pribadi, mulai dari nama, alamat, nomor rekening, hingga identitas bank. AI digunakan untuk meniru suara agar korban merasa yakin.
"Ini merupakan hal yang tidak bisa ditolerir karena mencatut nama orang, apalagi seorang pejabat atau figur berpengaruh, yang dapat digunakan untuk melakukan tindakan penipuan terhadap masyarakat," ujar Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Sulsel, Muhammad Salim Basmin dalam keterangannya, Kamis, 07 Mei 2026.
Salim menegaskan bahwa pelaku mencatut identitas pejabat untuk berkomunikasi dengan calon korban. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan, panggilan telepon, maupun voice note yang mengatasnamakan pejabat pemerintah dan menawarkan bantuan atau meminta data pribadi.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggubris jika ada pihak yang mengatasnamakan pejabat Pemprov Sulsel dan meminta sesuatu yang mencurigakan. Segera laporkan kepada pihak berwajib," tambah Salim.
Pemprov Sulsel juga mengingatkan agar tidak membagikan data pribadi maupun informasi rekening kepada pihak yang tidak jelas identitasnya. Semua komunikasi resmi pemerintah hanya dilakukan melalui kanal resmi yang dapat diverifikasi, dan tidak pernah meminta data pribadi melalui pesan WhatsApp pribadi.
Kesadaran akan modus penipuan ini penting agar masyarakat tidak menjadi korban. Pemprov Sulsel menegaskan bahwa melaporkan setiap kejadian mencurigakan dapat membantu mencegah penyebaran penipuan lebih lanjut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
