White Truffle vs Black Truffle: Rasa, Aroma, dan Harga

Dwi H. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
White Truffle vs Black Truffle: Rasa, Aroma, dan Harga

Gambar atau konten salah?

Jamur truffle dikenal dengan dua varian utama: white truffle dan black truffle. Perbedaan paling mencolok terletak pada warna, namun aroma dan rasa juga berbeda. Truffle terkenal karena aroma intens dan rasa umami yang khas. Karena sulit dipanennya, truffle sering dijual dengan harga tinggi, mencapai Rp 60 jutaan per 500 gram.

White truffle, atau truffle putih, sangat langka dan eksklusif dibandingkan black truffle. Jenis ini dikenal sebagai Tuber magnatum atau truffle Alba, berasal dari wilayah Piedmont, Italia. Truffle putih Italia termasuk salah satu yang termahal di dunia. Karena keruhannya, white truffle sulit dipanen dan tidak dapat dibudidayakan seperti black truffle; pemasok harus bergantung pada sumber liar. Rasa white truffle lebih lembut dan ringan, dengan sentuhan bawang putih dan sedikit lada, sementara aromanya tetap mirip dengan black truffle, beraroma kacang atau kayu ek.

Black truffle, atau truffle hitam, adalah jenis jamur yang paling umum dikonsumsi. Ia juga dikenal sebagai truffle Périgord atau Tuber melanosporum, berasal dari wilayah Périgord, Prancis. Black truffle sering dibudidayakan di perkebunan truffle dan lebih mudah diproduksi. Ia tumbuh bersarang di akar pohon ek, hazelnut, pinus, poplar, atau beech. Warna gelap, aroma dalam, dan rasa umami yang kuat membuatnya populer sebagai topping pasta keju atau daging merah mewah seperti daging sapi Kobe.

Perbedaan utama antara kedua jenis truffle terletak pada asal, metode panen, dan profil rasa. White truffle menonjolkan kelembutan dan aroma kacang, sementara black truffle menawarkan kedalaman rasa panggang dan umami yang intens.

truffle putihtruffle hitamharga tinggiPiedmont ItaliaPérigord Prancisbudidayaaroma umami

Komentar

Memuat komentar...