Witan Sulaeman Bertahan di Persija Jakarta
Gambar atau konten salah?
Winger Timnas Indonesia, Witan Sulaeman, akhirnya memutuskan untuk bertahan di Persija Jakarta. Ia resmi menandatangani kontrak baru berdurasi tiga musim. Keputusan ini sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang sempat beredar mengenai masa depannya di klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
Persija mengumumkan perpanjangan kontrak Witan pada Sabtu, 04 Juli 2026. Sebelum pengumuman ini, banyak yang menduga Witan akan hengkang. Pasalnya, di era kepelatihan Mauricio Souza, ia jarang mendapatkan menit bermain. Situasi itu membuat banyak pihak memperkirakan ia akan mencari klub baru demi jam terbang yang lebih banyak.
Namun, keadaan berubah drastis setelah Persija menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027. Kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia itu disebut Witan sebagai salah satu faktor utama ia memilih bertahan.
"Alasan utama saya bertahan di Persija adalah karena saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Coach Shin sebagai pelatih kepala juga menjadi salah satu penyebab saya ingin melanjutkan perjalanan saya di sini," ujar Witan dalam pernyataan resmi yang dirilis Persija.
Ia juga menambahkan bahwa masih ada misi yang belum terselesaikan. "Selain itu, saya masih memiliki keinginan besar yang belum terwujud bersama klub ini, yaitu membawa Persija meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania," sambungnya.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Witan. Menurutnya, di usia 24 tahun, pemain yang pernah memperkuat FK Radnik Surdulica, Lechia Gdansk, dan AS Trencin itu sudah memiliki pengalaman yang cukup matang. Baik di level klub maupun bersama Timnas Indonesia.
Prapanca berharap kehadiran Shin Tae-yong bisa menjadi katalis untuk mengembalikan performa terbaik Witan. "Persija dan Witan sepakat untuk melanjutkan kerja sama untuk tiga musim ke depan. Kehadiran Coach Shin diharapkan mampu mengembalikan versi terbaik dari Witan sehingga dapat memberikan kontribusi lebih maksimal bagi tim untuk membantu meraih target juara," kata Prapanca.
Dengan kontrak baru ini, Witan diproyeksikan menjadi bagian penting dalam proyek Persija di bawah arahan Shin Tae-yong. Selain membidik prestasi di Super League 2026/2027, Macan Kemayoran juga menargetkan kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Keputusan Witan bertahan di Persija menunjukkan bahwa faktor pelatih dan ikatan emosional dengan klub bisa lebih kuat dibandingkan sekadar menit bermain. Ia memilih untuk berjuang merebut tempat di skuad utama di bawah pelatih yang sudah ia kenal baik, daripada pindah ke tempat lain yang belum tentu menjamin kesuksesan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prancis Vs Spanyol: Final Terlalu Cepat
Spanyol Vs Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
O'Reilly: Lawan Messi Kesempatan Sekali Seumur Hidup
Xabi Alonso Resmi Tangani Chelsea, Target Bangun Ulang Tim
Messi Absen Latihan Jelang Argentina Vs Inggris
Kounde Bela Yamal: Ucapannya soal Prancis Bukan Pelecehan
Berita Terbaru
Listrik Padam di Medan Lima Jam Hari Ini
Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair Mulai 20 Juli
5 Inovasi Camilan Buah yang Kini Populer
Prancis Vs Spanyol: Final Terlalu Cepat
Dolar AS Menguat ke Rp18.125 Pagi Ini
Pemkab Badung Banding Putusan PN Denpasar soal Menara BTS
Spanyol Vs Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
