Ziarah Cheng Beng: 3 Hari, Ribuan Peziarah di Palembang
Gambar atau konten salah?
Cheng Beng jatuh pada 5 April 2026, sehingga masyarakat keturunan Tionghoa di Palembang mulai mengunjungi pemakaman leluhur pada tanggal 3 April 2026 untuk membersihkan makam dan berziarah.
Ketua Majelis Rohanian Tridharma Agung Komda Sumsel, Chandra Husin, menjelaskan bahwa panitia mengatur pelaksanaan ziarah kubur selama tiga hari. Tujuannya menghindari lonjakan pengunjung sekaligus di satu hari.
Menurut Chandra, tradisi Cheng Beng cukup fleksibel. “Memang tradisinya, sembahyang itu bisa dilakukan 10 hari sebelum dan 10 hari setelah tanggal 5. Jadi tidak harus tepat di hari H,” ujarnya. Dengan begitu, peziarah dapat berziarah pada tanggal 3, 4, dan 5 April.
Pengaturan jadwal ini terbukti mengurai kepadatan, terutama di lokasi pemakaman yang dipadati ribuan peziarah. “Kita tidak ingin sampai adanya penumpukan di satu hari saja, karena nanti terlalu padat dan sulit mengatur lalu lintas maupun ketertiban,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menggandeng aparat keamanan. Sekitar 50 personel kepolisian dan 20 orang TNI, termasuk Denpom, membantu pengamanan.
Chandra menyebut jumlah peziarah yang datang selama tiga hari pelaksanaan Cheng Beng diperkirakan mencapai ribuan orang. Beberapa sudah berziarah sejak akhir Maret. “Kalau totalnya ribuan. Bahkan sebelumnya pada tanggal 28 dan 29 sudah banyak yang datang lebih dulu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa puncak keramaian diprediksi tidak hanya terjadi pada Sabtu hari tertentu, melainkan tersebar selama tiga hari pelaksanaan. “Selama tiga hari ini semuanya ramai, dari pagi juga sudah mulai berdatangan,” katanya.
Chandra mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dengan panitia agar dapat mematuhi pembagian waktu kunjungan demi kenyamanan bersama. “Yang penting masyarakat bisa bekerja sama, membagi waktu kunjungan agar tidak menumpuk,” imbuhnya.
Untuk keluarga yang tidak sempat berziarah atau berkunjung ke makam leluhur, panitia akan tetap melaksanakan ritual khusus. “Nanti ada sembahyang terakhir, sekitar 10 hari setelah Cheng Beng untuk makam yang tidak sempat diziarahi,” pungkasnya.
Dengan pembagian jadwal, keamanan, dan upaya kolaborasi, kegiatan Cheng Beng di Palembang diharapkan berjalan lancar dan teratur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
