Fandi R. · 2 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id

Gambar atau konten salah?

Judul: Rusa di Taman Sriwedari Mengais Sampah, Pemerintah Kota Solo Tanggap

Di tengah hiruk‑huruk kota Solo, sebuah unggahan viral di platform Threads menyoroti situasi tak terduga di Taman Sriwedari. Seorang pengunjung, yang menggunakan akun bobbypratm, merekam sekelompok 31 ekor rusa yang sedang mengorek tempat sampah untuk mencari makanan.

Ia mengungkapkan terkejutnya dengan kata-kata berikut: “Agak kaget dan miris sih ada rusa yang mengorek-ngorek tempat sampah buat cari makan. Si rusa ternyata makan sampah. Jujur, aku agak shock, apakah setidak terurus itu rusa di sana?” Unggahan tersebut segera menarik perhatian publik dan memicu reaksi cepat dari pihak berwenang.

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, langsung turun ke lokasi. Ia memeriksa kondisi 31 ekor rusa dan mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Lingkungan Hidup. Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya penataan lahan dan pengembangan penangkaran agar satwa tetap berada di area yang nyaman, aman, dan bersih. Ia menyatakan: “Banyak masukan dari masyarakat terkait kondisi saat ini. Ini menjadi perhatian kami bersama. Diperlukan penataan lahan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa-rusa ini tetap berada di area yang nyaman, aman, serta lingkungannya bersih,” ujar Astrid.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, memberikan klarifikasi bahwa puluhan rusa di Sriwedari sudah mendapatkan perawatan rutin. Ia menegaskan bahwa satwa tersebut dipantau kesehatan secara berkala oleh dokter hewan dan dilaporkan ke BKSDA setiap tiga bulan sekali. Ia menambahkan: “Kami juga rutin melakukan pelaporan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setiap tiga bulan sekali, sebagai bagian dari pengelolaan penangkaran yang telah mengantongi izin resmi sejak November 2025,” kata Maretha.

Untuk mencegah kejadian serupa, Pemerintah Kota Solo berencana membangun ruang penangkaran khusus di dalam kawasan Taman Sriwedari. Konsep baru ini dirancang agar gerak bebas rusa dibatasi, sehingga mereka tidak dapat berkeliaran ke area luar dan menghindari kontak dengan tempat sampah. Masyarakat tetap dapat berinteraksi dan memberi pakan secara aman sesuai ketentuan.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dan kesejahteraan satwa di ruang publik. Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan Taman Sriwedari dapat tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi pengunjung serta hewan yang ada di dalamnya.

Taman SriwedariRusaSampahPenangkaranPengelolaan LingkunganBKSDASolo

Komentar

Memuat komentar...