Abu Bakar Ba'asyir Hadir di Milad Seabad Gontor
Gambar atau konten salah?
Pondok Modern Darussalam (PMD) Gontor di Ponorogo menggelar sejumlah acara untuk merayakan usia satu abad. Dalam perayaan tersebut, berbagai tokoh, alumni, dan pejabat hadir. Salah satu tamu yang menarik perhatian adalah Abu Bakar Ba'asyir.
Kehadiran Abu Bakar Ba'asyir, yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki di Sukoharjo, menjadi pusat perhatian. Para tamu dan santri yang hadir tampak antusias berebut kesempatan untuk bersalaman dengannya.
Di sela-sela acara, Ba'asyir menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan satu abad Gontor. Ia juga mengungkapkan harapannya terhadap perkembangan pendidikan pesantren di Indonesia. Ba'asyir mengaku sempat berkeliling melihat stan-stan bazar yang digelar di area pondok pesantren.
"Selamat dan mudah-mudahan lebih kuat lagi di dalam usaha pendidikan pesantren," kata Ba'asyir saat menghadiri peringatan Milad Seabad Gontor.
Dalam kesempatan yang sama, Ba'asyir juga menyampaikan pandangannya mengenai perjuangan umat Islam. Menurutnya, ajaran Al-Qur'an harus dijalankan secara menyeluruh dalam kehidupan umat.
"Perjuangan umat Islam sekarang ini harus menegakkan daulah Islamiyah. Karena Quran ini hanya bisa diamalkan dengan sistem daulah Islamiyah," ujarnya.
Ba'asyir berharap lembaga pendidikan Islam, termasuk Gontor, bisa terus berperan dalam membangun dan membina generasi umat melalui pendidikan pesantren.
"Mudah-mudahan Gontor juga menjadi utama, langkah utama untuk juga ikut. Dan saya sudah sampaikan kepada Pak Kiai Hasan," imbuhnya.
Peringatan Milad Seabad Gontor dihadiri oleh ribuan orang. Mulai dari alumni, santri, tokoh nasional, ulama, hingga pejabat pemerintah dari berbagai daerah. Berbagai kegiatan digelar untuk menandai perjalanan 100 tahun salah satu pesantren modern terbesar di Indonesia.
Perayaan seratus tahun ini menjadi momen penting bagi Gontor untuk melihat kembali perjalanan panjangnya dalam dunia pendidikan Islam. Kehadiran tokoh seperti Abu Bakar Ba'asyir menunjukkan bahwa pesantren ini memiliki pengaruh luas di kalangan berbagai elemen masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Munas-Konbes NU 2026 Dimulai di Ploso Kediri, Prabowo Hadir
Pesantren Bukan Sekadar Lembaga, Ikut Bangun Bangsa
Ribuan Massa di Jember Desak DPRD Dukung Program Koperasi Desa
Ribuan Warga Jember Demo Dukung Program MBG Tetap Jalan
BMKG Bantah Klaim Gempa Dahsyat Sesar Kendeng di Bojonegoro
Pakar ITS Bantah Klaim Gempa Palu Picu Ancaman di Bojonegoro
Berita Terbaru
Delegasi UNDP dan Swiss Tinjau Program Hijau Siak
Abu Bakar Ba'asyir Hadir di Milad Seabad Gontor
Teka-teki batang korek api: hanya satu geseran bisa ubah semuanya
Minyak Goreng 66 Tahun: Rahasia Lezat atau Risiko Kanker?
LeCun Sebut xAI Gagal, Tak Mampu Saingi Perusahaan AI Lain
PKN STAN Buka Pendaftaran SPMB-PT 2026 untuk Alumni
AIIB Suntik Rp 303 Triliun ke Proyek Indonesia 2025-2029
