Alfamidi Salurkan 160.000 Telur Cegah Stunting Anak
Gambar atau konten salah?
PT Midi Utama Indonesia Tbk, yang lebih dikenal sebagai Alfamidi, telah menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan gizi anak-anak. Program yang dinamakan Protein Cegah Stunting ini menyasar 875 anak yang tersebar di 26 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Sejak tahun 2024, inisiatif ini sudah berjalan dan terus diperluas. Kini, program tersebut menjangkau 15 provinsi. Wilayah yang tercakup meliputi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku.
Retriantina Marhendra, Corporate Communication Manager Alfamidi, menyampaikan bahwa setiap anak di Indonesia berhak mendapatkan pertumbuhan yang sehat dan kebutuhan gizi yang tercukupi. Ia menegaskan bahwa perusahaan telah menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur yang bermanfaat bagi 875 anak.
"Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan protein harian anak-anak. Lebih dari 160.000 butir telur yang telah disalurkan menjadi bagian dari upaya Alfamidi mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak Indonesia," ujar Retriantina dalam keterangan tertulis pada Kamis, 23 Juli 2026.
Retriantina menjelaskan alasan pemilihan telur sebagai bahan bantuan. Menurutnya, telur adalah sumber protein hewani yang berkualitas. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Dalam menjalankan program ini, Alfamidi tidak bekerja sendiri. Perusahaan menggandeng beberapa pihak, yaitu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta Puskesmas setempat. Mereka bertugas menyalurkan telur sekaligus memantau tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat.
Alfamidi memiliki target yang lebih besar ke depannya. Hingga Desember 2026, perusahaan menargetkan penyaluran sebanyak 190.000 butir telur. Ini menunjukkan komitmen berkelanjutan mereka dalam mendukung pemenuhan gizi anak.
"Komitmen dan dampak positif program ini telah mendapatkan apresiasi melalui 10 penghargaan sepanjang periode 2024-2026 dari pemerintah daerah," jelas Retriantina.
Salah satu penerima manfaat, Grachella, orang tua balita dari Minahasa, Sulawesi Utara, merasakan langsung dampak program ini. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima. Menurutnya, Alfamidi yang selama ini dekat dengan tempat tinggal mereka, hadir melalui program bantuan telur untuk balita. Ia berharap anaknya mendapatkan asupan gizi yang lebih baik dan tumbuh kembang yang optimal.
Melalui program ini, Alfamidi ingin berkontribusi mempersiapkan generasi Indonesia dengan masa depan yang lebih sehat, tumbuh optimal, dan meraih potensi terbaiknya.
Program penyaluran telur ini merupakan bagian dari upaya perusahaan ritel untuk turut serta dalam penanganan masalah stunting di Indonesia. Dengan menyasar anak-anak di berbagai daerah, program ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan protein harian yang menjadi salah satu faktor kunci dalam pencegahan stunting. Keterlibatan BKKBN dan puskesmas setempat memastikan bahwa bantuan tidak hanya sampai, tetapi juga diiringi dengan pemantauan kesehatan yang tepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
