Artefak Yoni Ditemukan di Desa Duwet, Kediri, Sejarah

Dani L. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Artefak Yoni Ditemukan di Desa Duwet, Kediri, Sejarah

Gambar atau konten salah?

Di tengah sawah persawahan di Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, seorang warga menemukan sebuah artefak berharga yang kini dikenal sebagai Yoni. Benda ini terletak di lahan milik Qomaruddin, dan meski sudah lama ada, hanya baru tiga bulan lalu ia diidentifikasi sebagai peninggalan sejarah.

Lokasi penemuan berada di Dusun Babadan, di antara ladang jagung yang sedang subur. Sebelumnya, batu tersebut dianggap biasa, bahkan disebut lumpang. Namun, setelah pemeriksaan, para ahli menyimpulkan bahwa ia memiliki bentuk khas Yoni, sebuah simbol budaya masa lampau.

Ketua Lembaga Adat Desa Duwet, Candra David Pratama, menjelaskan bahwa pemilik lahan tidak menyadari nilai benda itu. “Awalnya dikira batu biasa. Setelah kami cek langsung di lokasi, bentuknya mengarah ke yoni, salah satu peninggalan budaya masa lampau. Karena itu, kami berinisiatif untuk mengamankannya,” kata Candra pada 24 April 2024.

Karena letaknya di tengah ladang, artefak mengganggu aktivitas pertanian. Setelah panen selesai, warga dan lembaga adat sepakat memindahkannya. Proses evakuasi dilakukan secara gotong‑royong, melibatkan perangkat desa, kepala dusun, dan komunitas pemerhati sejarah setempat.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi Yoni tidak sempurna. Bagian pancuran air dan bagian atasnya patah, dan beberapa fragmen hilang. Tidak ada jejak fragmen tersebut di sekitar lokasi.

Untuk sementara, artefak disimpan di rumah Mbah Sumali, seorang warga yang pernah menampung temuan serupa di wilayah tersebut. Penyimpanan ini bertujuan menjaga benda dari kerusakan lebih lanjut.

Candra menegaskan bahwa ini bukan penemuan pertama di Desa Duwet. Sekitar lima artefak lain telah ditemukan di kawasan yang sama, menandakan adanya potensi situs sejarah yang belum terungkap sepenuhnya.

Menanggapi temuan tersebut, pihak desa berinisiatif membangun museum mini. Rencana ini telah dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, sebagai sarana edukasi dan pelestarian sejarah lokal.

Penemuan Yoni ini menambah pemahaman tentang warisan budaya di Kediri. Upaya pelestarian dan edukasi diharapkan dapat memperkaya pengetahuan masyarakat tentang sejarah daerah.

YoniDesa DuwetKecamatan WatesKediriartefak budayamuseum minipengelolaan sejarah

Komentar

Memuat komentar...