Banjir 28 Rumah Terendam di Derwati, Bandung, 14 April 2026
Gambar atau konten salah?
Banjir menimpa Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung pada 14 April 2026. Menurut data, 28 rumah di dua RT terendam air.
“Kita sudah assessment ke jalan yang banjir dan banjir di Derwati juga sampai masuk ke rumah warga,” ujar Amires Pahala, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung.
Air menurunkan arus lalu lintas, sehingga kendaraan tersendat. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa, membuat beberapa sepeda motor mogok saat mencoba menabrak genangan.
Banjir melanda Gang Swadana II, tepatnya di RT 06 dan RT 07 RW 04. Di RT 06, 8 rumah terdampak; di RT 07, 20 rumah mengalami genangan yang lebih lama surut.
“Apabila genangan air tidak segera disedot akan mengganggu kehidupan masyarakat dan juga kesehatan,” tambah Amires.
BPBD telah menugaskan petugas untuk memeriksa lokasi. Warga diimbau berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya banjir.
“Rekomendasi kita harus ada peran serta kewilayahan untuk berkoordinasi dengan dinas terkait,” pungkasnya.
Kejadian ini menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menanggulangi banjir. Dengan peran aktif, risiko kesehatan dan kerugian properti dapat diminimalisir.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Banjir di Jakarta, Ribuan Penduduk Pindah ke Kawasan Tinggi
PKB Jabar Fest 14 Juni: DPAC Jawa Barat Di Arcamanik Youth
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Satria Muda Kalah 79-82 vs Bogor Hornbills Semifinal IBL
Layang-Layang Menghambat Kereta Cepat Whoosh, KCIC Amankan 452
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
