Banjir Tiba‑Tiba di Pagarsih, Pedagang Harus Siap Segera
Gambar atau konten salah?
Di kawasan Pagarsih, Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, warga sering kali harus menghadapi banjir limpasan yang datang tiba‑tiba saat hujan deras. Setiap kali hujan turun, sungai kecil yang berada tepat di sisi jalan tidak mampu menampung air, sehingga air meluap ke jalan, area pertokoan, bahkan ke permukiman warga.
Menurut Siti, salah satu pedagang di sana, kondisi ini sudah menjadi langganan setiap kali hujan deras turun. “Kalau hujan besar pasti banjir. Kali meluap,” ujar Siti pada Senin (13 April 2026) sore. Ia mengaku harus sigap menyelamatkan barang dagangannya saat air mulai naik. “Kalau banjir jualannya ngungsi ke yang tinggi. Sering banget, kemarin Jumat Sabtu banjir,” tuturnya.
Pedagang lain, Anton, juga merasakan dampak negatif dari banjir tersebut. Ia menegaskan bahwa banjir tidak hanya mengganggu warga, tetapi juga menghambat akses pembeli, terutama yang mengandalkan layanan daring. “Kalau banjir ganggu pasti, kebanyakan kan pembelinya online jadi driver susah masuk,” kata Anton.
Menurutnya, intensitas banjir bisa lebih besar jika terjadi setelah periode lama tanpa genangan. “Udah dari dulu, cuma kalau udah lama gak banjir nanti banjirnya besar. Kemarin hari Kamis banjir besar,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa durasi genangan bergantung pada lamanya hujan turun. “Surutnya relatif, kalau hujannya seharian bisa lama, kalau enggak seharian cepat,” jelas Anton.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan mencari solusi permanen. Mereka menilai kondisi ini sudah terlalu sering terjadi dan membutuhkan penanganan serius agar tidak terus berulang. “Segera ditangani, cari solusi, sudah terlalu sering,” tegas mereka.
Situasi ini menunjukkan bahwa aliran sungai kecil di Pagarsih masih belum mampu menahan volume air hujan deras, sehingga seringkali menyebabkan banjir yang mengganggu aktivitas ekonomi dan kehidupan warga. Kebutuhan akan solusi infrastruktur yang lebih baik menjadi sorotan utama bagi pihak berwenang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Banjir di Jakarta, Ribuan Penduduk Pindah ke Kawasan Tinggi
PKB Jabar Fest 14 Juni: DPAC Jawa Barat Di Arcamanik Youth
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Satria Muda Kalah 79-82 vs Bogor Hornbills Semifinal IBL
Layang-Layang Menghambat Kereta Cepat Whoosh, KCIC Amankan 452
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
