Bekas Mie Babi Ditemukan di Rak Halal Hawker Singapura

Maya K. · 2 min baca · 27 hari lalu · 67 dibaca
Bisik.id
Bekas Mie Babi Ditemukan di Rak Halal Hawker Singapura

Gambar atau konten salah?

Di pusat kuliner kaki lima di Singapura, sebuah kejadian tak terduga menimbulkan kemarahan di kalangan pengunjung. Sebuah hawker center, yang dikenal dengan nama Old Airport Road Food Centre, menjadi saksi ketika bekas piring mie babi dipindahkan ke area pengembalian alat makan yang seharusnya hanya untuk makanan halal.

Seiring meningkatnya kesadaran akan kebutuhan makanan halal di seluruh dunia, Singapura pun memperketat aturan penanganan makanan halal dan nonhalal. Di banyak hawker, terdapat rak khusus untuk mengembalikan bekas piring, sendok, dan peralatan lain. Namun, pada tanggal 13 April 2026, rak tersebut terisi mangkuk bekas bak chor mee, sebuah hidangan mie ala Chinese yang mengandung daging babi cincang.

Seorang pengunjung, bernama Abdul Latiff, memposting foto-foto kondisi rak tersebut. Dalam gambar yang diambil pada 13 April 2026, terlihat jelas mangkuk, sendok, dan peralatan lain yang berasal dari bak chor mee diletakkan bersamanya. Abdul menyatakan, “Ini selalu dilakukan oleh salah seorang yang kerap meletakkan makanan non-halal mengandung babi pada area pengembalian halal,” ujarnya.

Abdul juga mengaku pernah menegur orang tersebut. Ia menambahkan, “Saat aku pergi untuk menegurnya, ia tak terima dan mengatakan, 'Aku bisa meletakkan bekas makananku di mana saja aku mau'.”

Di Singapura, mengembalikan peralatan makan setelah makan di hawker dianggap kewajiban. Semua pengunjung diharuskan menjaga kebersihan meja dengan memindahkan sendiri peralatan bekas makan dan membersihkan sisa makanan yang tercecer. Hal ini menjadi penting karena negara tersebut kini semakin banyak dikunjungi turis Muslim.

Abdul menekankan pentingnya mematuhi aturan pembedaan makanan halal dan nonhalal. Ia memohon, “Tolong bantu informasikan kepada seluruh warga negara dan pengunjung hawker untuk saling menghargai dan mengerti. Terima kasih.”

Menurut pedoman halal dalam Islam, penggunaan bahan makanan nonhalal tidak hanya merusak kehalalan hidangan. Kontaminasi silang dari peralatan yang menyentuh bahan makanan halal juga dapat memengaruhi kehalalan makanan tersebut.

Kehebohan ini menyoroti betapa pentingnya kesadaran akan peraturan makanan halal di tempat umum. Meskipun Singapura memiliki sistem yang terstruktur, kejadian ini mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada dan menghormati perbedaan kebutuhan makanan. Dengan menjaga kebersihan dan memisahkan bekas makanan sesuai kategori, pengunjung dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Hawker CenterOld Airport Road Food Centremakanan halalkontaminasi silangdaging babiSingapurapengunjungperaturan makanan halal

Komentar

Memuat komentar...