BI Naikkan Suku Bunga ke 5,75% Lagi, Fokus Stabilitas Rupiah

Bima J. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
BI Naikkan Suku Bunga ke 5,75% Lagi, Fokus Stabilitas Rupiah

Gambar atau konten salah?

Bank Indonesia (BI) menyesuaikan suku bunga acuan pada 18 Juni 2026 dengan menaikkan BI‑rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 %. Kenaikan ini merupakan kali kedua dalam sebulan, setelah penyesuaian sebelumnya pada 9 Juni 2026.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan tujuan utama kenaikan ini: menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi agar tetap berada di target pemerintah. Ia menegaskan, “Kenaikan BI Rate untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengendalikan inflasi agar tetap stabil sesuai dengan target pemerintah.”

Dalam konferensi pers virtual, ia menambahkan, “Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre‑emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 ± 1 % yang ditetapkan pemerintah.”

Perry menjelaskan tiga strategi utama yang diambil BI: pertama, respons kebijakan yang terus diperkuat, termasuk penyesuaian suku bunga dan penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menarik investor. Kedua, intervensi valas dalam jumlah besar. Ketiga, menjaga cadangan devisa serta likuiditas di pasar uang dan pasar valas.

Ia juga menekankan pentingnya pertumbuhan uang primer tetap dua digit dan langkah-langkah pendalaman pasar keuangan. “Agar pertumbuhan uang primer tetap double digit dan juga langkah‑langkah untuk pendalaman pasar keuangan yang berkaitan agar produk pasar dan pelaku terus semakin atraktif, termasuk bagaimana mengembangkan pasar uang valas dalam negeri dalam memanfaatkan kerjasama internasional,” jelas Perry.

Menanggapi dinamika global yang masih tidak pasti, Perry optimistis bahwa nilai tukar rupiah akan semakin stabil dan menguat. Ia menyatakan, “Insyaallah dengan berbagai langkah ini nilai tukar kita akan bergerak semakin kuat, semakin stabil semakin mengarah kepada fundamental. Ini akan terus kita lakukan karena dinamika global masih tidak pasti kita masih terus waspada, kita terus memperkuat langkah‑langkah termasuk yang hari ini kita umumkan, BI rate naik 25 basis poin menjadi 5,75 % diikuti juga oleh struktur suku bunga SRBI.”

Selain kenaikan BI‑rate, BI juga menyesuaikan suku bunga lain pada 9 Juni 2026: suku bunga Deposit Facility naik 25 basis poin menjadi 4,50 % dan suku bunga Lending Facility naik 25 basis poin menjadi 6,25 %.

Dengan langkah-langkah tersebut, BI berupaya menyeimbangkan antara stabilitas nilai tukar rupiah dan pengendalian inflasi, sambil menanggapi ketidakpastian ekonomi global yang terus berubah.

BI-raterupiahinflasistabilitas nilai tukarpenyesuaian suku bungaSRBIintervensi valas

Komentar

Memuat komentar...