Biaya Masuk Wisatawan Asing di Taman Alam Selandia Baru
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Selandia Baru sedang menyiapkan kebijakan tarif bagi wisatawan mancanegara yang mengunjungi beberapa destinasi alam terkenal di negara tersebut. Semua pendapatan yang dihasilkan akan dialokasikan untuk program konservasi dan pembangunan infrastruktur pendukung.
Beberapa hari lalu, Menteri Konservasi Selandia Baru, Tama Potaka, mengumumkan bahwa pemerintah telah mengajukan Conservation Amendment Bill di Wellington. Undang‑undang ini memungkinkan penerapan biaya masuk di lokasi konservasi yang sering dikunjungi wisatawan.
Di antara tempat-tempat yang dipertimbangkan tarifnya adalah Milford Sound, Tongariro Alpine Crossing dan Cathedral Cove. Kebijakan ini meniru praktik negara lain seperti Taj Mahal di India dan Machu Picchu di Peru, yang sudah mengenakan biaya bagi pengunjung asing.
“Seperti warga Selandia Baru yang membayar saat mengunjungi taman nasional atau destinasi wisata di luar negeri. Perubahan ini akan memungkinkan wisatawan mancanegara ikut berkontribusi saat mengunjungi lokasi konservasi ikonik di Selandia Baru,” kata Potaka. Ia menegaskan bahwa warga lokal tetap dapat mengakses tempat-tempat tersebut secara gratis.
Pemerintah memperkirakan kebijakan ini dapat menghasilkan sekitar NZD 60 juta per tahun, setara dengan Rp 580 miliar. Dana tersebut akan digunakan kembali untuk pelestarian alam, perlindungan keanekaragaman hayati, perawatan situs warisan, jalur trekking, pondok wisata, dan infrastruktur pengunjung.
Walaupun belum ada pengumuman resmi mengenai tarif atau mekanisme pembayaran, media lokal melaporkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan tarif antara NZD 20 (Rp 200 ribu) hingga NZD 40 (Rp 400 ribu) per kunjungan. Pada beberapa lokasi tertentu, tarif dapat mencapai NZD 50 (Rp 500 ribu).
Pengajuan ini masih dalam tahap pembahasan dan belum ada keputusan akhir. Namun, rencana ini menandai upaya Selandia Baru memperkuat pendanaan konservasi sambil menjaga akses warga lokal ke tempat-tempat berharga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
