Bus Trans Jatim rencanakan koridor baru Pasuruan, fokus industri
Gambar atau konten salah?
Pemprov Jatim rencanakan koridor baru Bus Trans Jatim di wilayah Pasuruan. Rencana ini menimbulkan banyak tantangan yang harus dihadapi.
Nyono, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, mengatakan jalur Pasuruan sudah ada trayek bus kuning. Trayek ini 'hidup kembali' setelah mendapat penumpang dari Bus Trans Jatim Koridor VII.
"Untuk Pasuruan karena kemarin bagian aspirasi buruh kami masih melakukan studi. Karena begini, Pasuruan itu kan trayeknya bus kuning, dan bus kuning itu saat ini sudah berjalan karena mendapat limpahan penumpang Bus Trans Jatim Koridor VI yang ingin melanjutkan perjalanan ke Pasuruan," kata Nyono di Surabaya, Minggu (14 Juni 2026).
"Jadi ketika ada koridor Mojokerto-Porong itu langsung Bus Kuning bertumbuh pesat karena mereka dapat limpahan penumpang dari Bus Trans Jatim yang hendak menuju Pasuruan. Bahkan pengusahanya mengganti bus-bus lama dengan bus baru," jelasnya.
"Ini nggak mudah, karena banyak kepentingan ada angkot, ada angkutan umum exhisting melawan, meski belum sampai penolakan (rencana Bus Trans Jatim Koridor Pasuruan). Kami terus komunikasi dengan ketua-ketua paguyuban angkutan di sana, dan dimungkinkan kita cari jalan yang lain," bebernya.
"Pasuruan kita lakukan studi yang aman, tapi tidak melintasi jalan utama, bisa jadi Bus Trans Jatim melintasi jalur alternatif yang langsung masuk jalur industri. Itu alternatif kami, jadi kami tidak saingan dengan bus kuning," tambahnya.
"Studi kita, Bus Trans Jatim masuk jalur utama tapi tidak seratus persen. Nanti rencana akan ada transport HUB terus kita masuk kawasan industri. Teman-teman buruh kan mayoritas ke kawasan industri sehingga lebih mudah dan lebih tepat waktu titiknya untuk turun di lokasi pabriknya. Jadi nanti kita arahkan ke Pasuruan industri atau PIER bisa kemungkinan melewati jalan tol, tapi ini masih studi," tandasnya.
Rencana jalur alternatif ini bertujuan menghindari persaingan langsung dengan trayek bus kuning. Dengan menempuh jalur yang lebih dekat ke kawasan industri, Bus Trans Jatim dapat menargetkan pekerja yang sering bepergian ke pabrik, sehingga waktu tempuh lebih singkat.
Selain itu, rencana pembangunan transport HUB di kawasan industri diharapkan menjadi titik persinggahan utama. Penerapan PIER di jalan tol juga masih dalam tahap studi, menambah opsi bagi penumpang yang memilih rute tercepat.
Dengan pendekatan ini, Pemprov Jatim berharap dapat memperluas jaringan Bus Trans Jatim tanpa menimbulkan konflik dengan layanan bus kuning yang sudah ada. Fokus pada industri dan HUB transport akan memudahkan mobilitas buruh di wilayah Pasuruan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Megawati Kunjungi Makam Soekarno, Patung Istana Gebang Besok
Bojonegoro Prediksi 93 Desa Risiko Kekeringan Tahun Ini
Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda vs Jepang
GERD: Risiko Jika Tidak Diobati Bisa Berujung Fatal
126 Lulusan SMA Dharma Pare: 73% Masuk Perguruan Tinggi
Lansia Miskin Sumengko, Hidup Sendiri di Gubuk Sederhana
Berita Terbaru
Bacaan Yasin Tiga Kali 1 Muharram: Praktik dan Manfaat
Sangkala, Maros, Wafat di Makkah; Menteri Hadiri Duka
Mobil Melintasi Palang, Nyaris Menabrak Kereta di Semarang
Bus Trans Jatim rencanakan koridor baru Pasuruan, fokus industri
Folarin Balogun Cetak Brace, AS Kalahkan Paraguay 4-1
Spanyol Pilih Tiga Kiper Kelas Dunia untuk Piala 2026
ITB Buka Pendaftaran Beasiswa Penuh S2 AI, Tutup 15 Juni
Bank Jakarta Hadir di Jakarta Fair 2026, Tawarkan Layanan Digital
