Cara Membuat Es Cendol Duwet Manis Santan Sajikan Segar
Gambar atau konten salah?
Es cendol dawet menawan, terbuat dari bulu‑bulu hijau yang lembut dan kuah manis yang menyejukkan. Yang membuatnya lebih istimewa lagi ialah campuran gula merah dan santan, memberi rasa hangat dan aroma tradisional. Di bawah ini, saya bagi langkah‑langkah lengkap, mulai dari membuat cendol dari tepung beras, menyiapkan kuah gula merah, hingga menyusun es cendol dawet yang siap dinikmati.
Kenapa cendol dawet? Cendol dawet biasanya disajikan dengan tambahan santan, sehingga tekstur lebih kaya. Gula merah, dengan rasa karamel lembut, menjadi pengganti gula pasir biasa. Kombinasi ini membuat minuman ini cocok untuk hangat‑hangat di sore hari.
Bahan‑bahan (untuk 4 porsi)
- 250 gram tepung beras (untuk cendol)
- 100 gram gula merah, potong dadu
- 400 ml air
- 200 ml santan kental (dari kelapa segar atau kemasan)
- 1/4 sendok teh garam
- 1 sendok makan gula halus (opsional, untuk menambah manis)
- Es batu secukupnya
Berikut cara membuat setiap komponen.
1. Membuat cendol hijau
- Campurkan tepung beras, garam, dan sedikit air dalam wadah. Aduk hingga rata dan tidak ada gumpalan. Adonan ini harus agak kental, tapi masih bisa diteteskan.
- Ambil panci kecil, didihkan air. Setelah mendidih, kecilkan api. Tuang adonan sedikit demi sedikit, gunakan sendok atau alat khusus cendol. Adonan akan mengapung, membentuk bulu‑bulu hijau.
- Biarkan bulu‑bulu mengapung selama 30–45 detik. Pastikan tidak terlalu lama, agar teksturnya tetap kenyal.
- Angkat dengan saringan, tiriskan. Bilas dengan air dingin untuk menghentikan proses memasak. Cendol siap dipakai.
Jika tidak ada alat khusus, Anda bisa memakai cetakan kertas atau plastik berbentuk lingkaran kecil. Tekan adonan dengan hati‑hati, biarkan mengapung, lalu potong untuk membuat bulu‑bulu.
2. Menyiapkan kuah gula merah
- Panaskan 400 ml air dalam panci. Tambahkan potongan gula merah dan garam. Aduk perlahan sampai gula larut.
- Biarkan mendidih, lalu kecilkan api. Tambahkan gula halus jika suka rasa lebih manis. Masak hingga kuah mengental sedikit, sekitar 5–7 menit.
- Angkat dan biarkan sedikit dingin. Kuah ini akan menjadi dasar rasa manis dan karamel.
Warna kuah akan menjadi oranye kemerahan, menambah visual menarik saat disajikan.
3. Menyusun es cendol dawet
- Ambil gelas tinggi, isi setengahnya dengan es batu. Tambahkan cendol hijau, kira‑kira 4–5 sendok makan.
- Tuangkan kuah gula merah hingga hampir menutup cendol. Pastikan kuah menutupi seluruh bulu‑bulu.
- Berikan sedikit santan kental di atasnya. Santan menambah kelembutan, serta aroma kelapa yang khas.
- Jika suka, tambahkan sedikit gula halus di atasnya untuk menyeimbangkan rasa.
- Acuk, nikmati.
Setiap lapisan memberi sensasi berbeda: es dingin, gula merah manis, cendol kenyal, dan santan lembut. Kombinasi ini membuat es cendol dawet lebih lengkap.
Tips agar cendol tetap kenyal
- Gunakan tepung beras berkilau, bukan tepung beras biasa. Ini membantu tekstur lebih lembut.
- Jangan terlalu lama mengapung cendol, karena akan menjadi keras.
- Setelah tiriskan, bilas cendol dengan air dingin agar tidak lengket.
Variasi rasa
- Ganti gula merah dengan gula kelapa untuk rasa yang lebih alami.
- Tambahkan sedikit pandan atau serai saat menyiapkan kuah untuk aroma tambahan.
- Ganti santan kental dengan es krim kelapa untuk sentuhan creamy.
Es cendol dawet ini mudah dibuat di rumah. Bahan-bahan sederhana, langkah-langkah jelas, dan hasilnya memuaskan. Cocok dipakai saat cuaca panas, atau sebagai pencuci mulut setelah makan. Selamat mencoba, dan rasakan sensasi manis, segar, dan hangat dalam setiap tegukan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dr Priya Bakal Kue Seri Muka, Gak Jelas Pandan Jadi Rumput
Turis Singapura Terkejut Tagihan 902 Ringgit Ikan Patin
Promo Makanan Nobar Piala Dunia 2026, Harga Hemat
Indomilk Gelar Roadshow Pastry Mini & Coffee Pairing
Harga Makanan Stadion Piala Dunia 2026 Menghebohkan Ratusan Ribu Rupiah
5 Restoran Tertua Indonesia Selama Lebih Dari Seabad
Berita Terbaru
Brasil Seri 1‑1 vs Maroko di Piala Dunia 2026 – Laga Pertama
BPS RI Adakan Webinar Analisis Statistik & AI 23 Juni
CFD Palembang: Senam di Monpera Jadi Fokus Utama 2026
Bakteri Usus Ternyata Indikator Kanker Pankreas Dari Tinja
Waktu Jalan Kaki Tak Penting, Asalkan Konsisten
Diet Apel & Selai Kacang Jadi Favorit K-Pop Terbaru
X‑59 Capai Mach 1,1, Rekor Supersonik di Pangkalan Edwards