Dolar AS Melemah Tipis ke Rp 17.883
Gambar atau konten salah?
Pada awal perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, nilai tukar dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan tipis terhadap rupiah. Mata uang Negeri Paman Sam itu bergerak di kisaran Rp 17.800-an.
Berdasarkan data dari Bloomberg, dolar AS melemah sebesar 0,09% ke posisi Rp 17.883 pada perdagangan pagi ini. Angka ini turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp 17.899. Sepanjang hari ini, dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp 17.881 hingga Rp 17.895.
Jika dilihat secara tahunan, dolar AS telah menguat 7,21% terhadap mata uang Indonesia sepanjang tahun 2026. Pergerakan dolar AS juga bervariatif terhadap mata uang utama dunia lainnya.
Terhadap euro, dolar AS menguat 0,13%. Sementara terhadap poundsterling Inggris, dolar AS juga menguat 0,11%. Penguatan serupa terjadi terhadap dolar Australia, di mana dolar AS menguat 0,07%.
Di sisi lain, dolar AS justru melemah terhadap beberapa mata uang. Terhadap yen Jepang, dolar AS melemah 0,11%. Pelemahan juga terjadi terhadap dolar Kanada sebesar 0,03%, dan terhadap franc Swiss sebesar 0,07%.
Pelemahan dolar AS terhadap rupiah di pagi hari ini menunjukkan fluktuasi yang biasa terjadi dalam perdagangan valuta asing. Meski melemah tipis, pergerakan dolar AS masih dalam kisaran yang relatif stabil terhadap rupiah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Maybank Indonesia Luncurkan Fast Remittance di M2U ID Bersama NIUM
BGN Ungkap Aturan MBG saat Sekolah Terapkan PJJ
HIPMI Minta Masyarakat Tak Panik Saat IHSG Anjlok
BEI Tetapkan 19 Saham Baru dalam Kategori HSC
MSCI Putuskan Tinjauan Indeks November 2026, Indonesia Masih Emerging Market
IHSG Menguat 0,29% ke 5.943, BBCA Topang Kenaikan
